Breaking News:

Polresta Bersinergi Bersama Kodim 1207/BS Pontianak Siapkan Personel Pengamanan Jelang Imlek

Kapolresta Pontianak Kombes Pol Leo Joko Triwibowo mengatakan pengamanan yang terlibat pada saat tahun baru imlek dan Cap Go Meh sesuai ketetapan dari

TRIBUNPONTIANAK/DESTRIADI YUNAS JUMASANI
Kapolresta Pontianak Kombes Leo Joko Triwibowo bersama Dandim 1207/BS Kolonel Infanteri Jajang Kurniawan mengecek protokol kesehatan di Vihara Paticca Samuppada, di Jalan WR Supratman, Pontianak, Kalimantan Barat, Selasa 9 Februari 2021. Dalam pelaksanaan ibadah malam Imlek nantinya petugas akan menyiapkan skema antrian untuk umat beribadah agar tidak melebihi daya tampung vihara, dan mencegah terjadinya penumpukan umat. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Kapolresta Pontianak Kota Kombes Pol Leo Joko Triwibowo bersinergi dengan Dandim 1207/BS Pontianak Kol Inf Jajang Kurniawan menyiapkan Tim pengamanan di Klenteng termasuk Vihara sebagai tempat ibadah menjelang Tahun Baru Imlek, Selasa 9 Februari 2021.

Kapolresta Pontianak Kombes Pol Leo Joko Triwibowo mengatakan pengamanan yang terlibat pada saat tahun baru imlek dan Cap Go Meh sesuai ketetapan dari Polda Kalimantan Barat maka melibatkan personel pengamanan.

"Sesuai ketetapan dari Polda Kalbar, kami melibatkan 80 personel. Itu yang termasuk personel inti tetapi yang pendukungnya kita akan libatkan hampir 400 personel dalam rangka pengamanannya," Ujar Kapolresta Pontianak Kota Kombes Pol Leo Joko Triwibowo.

Kemudian, Kombes Pol Leo menambahkan, untuk pelaksanaan pengamanan setiap Vihara, Klenteng maupun Pekong sudah menyiapkan personel guna untuk mengantisipasi kerumunan yang terjadi.

Dandim 1207/BS dan Kapolresta Leo Kunjung Vihara Paticca Sammuppada Borneo Cek Prokes Jelang Imlek

"Kami sudah mengantisipasinya dengan cara koordinasi dengan masing-masing pengurus Vihara, Klenteng maupun Pekong agar pelaksanaan malam jumat, nanti malam jumat tanggal 12 tidak terjadi konsentrasi massa, tidak mengganggu konsentrasi jemaat (kerumunan) sehingga bisa terbagi-bagi tidak harus di tempat-tempat ibadah," tegasnya.

Untuk teknis menghindari terjadinya kerumunan, Kapolresta Pontianak Kota menambahkan, berkoordinasi dengan pengurus supaya ketetapan kapasitas oleh pengurus klenteng maupun vihara seberapa banyak, itu nanti akan diterapkan.

"Jadi, teknisnya kalau memang kapasitasnya di Klenteng itu 30 umpamanya jadi kalau sudah selesai ada yang keluar 5 barulah nanti ada yang boleh masuk 5. Jadi untuk menjaga supaya tidak terjadi kerumunan di dalam," kata Kapolresta Pontianak Kota.

Upaya yang terlaksana nanti, teknis pengamanan masuk ke dalam vihara akan menggunakan sistem antrian untuk mengantisipasi serta akan diadakan sosialisasi dan mengedepankan Protokol Kesehatan. (*)

Update Berita Pilihan
Tribunpontianak.co.id di WhatsApp
Klik > DI SINI

Penulis: Jovi Lasta
Editor: Rivaldi Ade Musliadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved