Breaking News:

Panitia Imlek dan Cap Go Meh Pastikan Tidak Ada Arak-arakan Naga dan Tatung di Mempawah

Dari hasil pertemuan tersebut disepakati, bahwa untuk perayaan Imlek 2572, dan Cap Go Meh 2021 semua acara pentas hiburan ditiadakan

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/Ramadhan
Masyarakat Sungai Pinyuh pasang lampion untuk gemerlap Imlek 2021. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, MEMPAWAH - Panitia Pelaksanaan Imlek dan Cap Go Meh Sungai Pinyuh, Kabupaten Mempawah, memastikan bahwa pihaknya akan mengikuti surat edaran yang dikeluarkan Gubernur Kalbar Nomor: 443.1/0111 Tahun 2021.

Tentang pembatasan kegiatan masyarakat dan pelarangan sementara perayaan Cap Go Meh untuk pengendalian penyebaran Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) di Provinsi Kalimantan Barat.

Sekretaris Panitia Pelaksaan Imlek dan Cap Go Meh Sungai Pinyuh, Hermawan, menyebutkan dari jauh-jauh hari, tepatnya tanggal 12 November 2020, Yayasan Tri Dharma Bhakti Sungai Pinyuh sudah mengadakan pertemuan dengan Forkopimcam, dan tokoh lintas etnis, serta para tokoh Tionghoa.

"Dari hasil pertemuan tersebut disepakati, bahwa untuk perayaan Imlek 2572, dan Cap Go Meh 2021 semua acara pentas hiburan ditiadakan," jelasnya kepada Tribun, Selasa 9 Februari 2021.

MABT Mempawah Nyatakan Ikuti Surat Edaran Tentang Pembatasan dan Larangan Perayaan Cap Go Meh

Dia mengatakan tahun ini memang berbeda, dan untuk arak-arakan Naga dan lainnya, serta tatung dipastikan ditiadakan.

"Panitia hanya akan menghias jalan diseputar pasar Pinyuh dengan lampion, serta hanya akan mengadakan acara ritual pada malam penyambutan Imlek, yakni pada tanggal 11 Februari malam," katanya.

Lebih lanjut, Hermawan menyebutkan Yayasan dalam hal ini juga menghimbau warga Tionghoa, khususnya untuk para Loya agar mematuhi surat edaran Gubenur, dan melaksanakan ritual Cap Go Meh di rumah masing-masing, dengan skala kecil, dan jangan turun pawai ke jalan.

"Apabila ada pihak-pihak yang masih mengadakan kegiatan, bukan tanggung jawab panitia dan yayasan," tegasnya.

Hermawan kembali menegaskan, untuk tahun ini panitia tidak ada menyelenggarakan kegiatan besar selain acara ritual dan hias lampion.

"Hal ini kita lakukan demi kebaikan bersama, mengingat pandemi Covid-19 yang hingga saat ini belum berakhir," ujarnya.

Pada perayaan Imlek tahun ini, Hermawan juga berharap semoga bangsa Indonesia tetap bersatu dan kuat ditengah banyaknya musibah yang melanda diawal tahun ini.

"Serta kita juga menghimbau, agar masyarakat selalu mematuhi aturan protokol kesehatan yang sudah ditetapkan, untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19, dan kita juga berharap kehidupan kita semua bisa kembali pulih seperti sedia kala," pungkasnya. (*)

Penulis: Ramadhan
Editor: Try Juliansyah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved