Dampak Pandemi Covid-19, Pendapatan Kota Singkawang Turun 15 Persen
Jumlah ini lebih sedikit dari pada tahun anggaran 2019 yang mencapai Rp 801,76 miliar, artinya terdapat penurunan hingga 14 persen hingga15 persen
Berdasarkan data yang dia terima dari KPPN Singkawang terkait dana belanja negara yang dialokasikan untuk 84 satuan kerja (Saker) di wilayah Singbebas mencapai Rp 1,5 triliun lebih.
Dia mengakui angka tersebut masih di atas kemampuan Pemkot Singkawang, padahal Pemkot Singkawang sudah berjuang sekuat tenaga, namun dari sejak otonomi hingga saat ini APBD Pemkot Singkawang belum sekalipun mencapai angka Rp 1 triliun.
Menurutnya ini adalah tantangan untuk Pemerintah Kota Singkawang, apabila kekuatannya hanya bertumpu pada APBD, maka roda perputaran pertumbuhan ekonomi tidak berkaitan dengan pelayanan untuk kesejahteraan masyarakat tentu akan rendah dibandingkan dengan kebutuhan fisikal yang dibutuhkan Pemkot Singkawang untuk mensejahterakan masyarakat.
"Kami berupaya di masa pandemi ini untuk mencari celah-celah pendapatan, tetapi lebih penting adalah bagiaman bisa me-recovery geliat ekonomi yang memang terpuruk," katanya.
Dia berharap dengan kucuran anggaran dari APBN untuk Satker ini bisa meningkatkan perekonomian dan kesejahteraan masyarakat.