KEPASTIAN BSU Termin 3 2021 Menurut Menteri Ida - Cek Pencairan Subsidi Gaji BLT BPJS Rp 1,2 Juta

Kepastian Pencairan BLT Termin 3 Kapan Cair 2021 akhirnya diungkapkan oleh Menteri Ketenagakerjaan, Ida Fauziyah.

Penulis: Rizky Zulham | Editor: Rizky Zulham
KOLASE TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/RIZKY ZULHAM
KEPASTIAN BSU Termin 3 2021 Menurut Menteri Ida - Cek Pencairan Subsidi Gaji BLT BPJS Rp 1,2 Juta 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Kepastian Pencairan BLT Termin 3 Kapan Cair 2021 akhirnya diungkapkan oleh Menteri Ketenagakerjaan, Ida Fauziyah.

Kepastian kelanjutan pemberian Subsidi Gaji BLT BPJS Rp 1,2 juta kepada kayawan dengan gaji bawah Rp 5 juta ternyata masih menunggu keputusan dari Menko Perekonomian.

Selengkapnya, simak penjelasan Subsidi Gaji BLT BPJS BSU Termin Ketiga dari Menteri Ida Fauziyah di bawah ini:

Tahun 2020 lalu, Pemerintah telah menyalurkan Bantuan Subsidi Upah (BSU) sebesar 2,4 Juta dalam 4 bulan.

Seperti diketahui bersama pandemi Covid-19 di Indonesia belum membaik di tahun 2021 ini.

Namun Menteri Ketenagakerjaan, Ida Fauziyah belum bisa memastikan penyaluran BSU Termin Ketiga pada tahun ini akan berlanjut.

Hal ini dia sampaikan kepada jajaran Komisi IX DPR RI, dalam rapat kerja evaluasi program.

Menutnya, Keputusan keberlangsungan BSU tergantung dari Menko Bidang Perekonomian sekaligus Ketua Komite Penanganan COVID-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN) Airlangga Hartarto.

"Untuk APBN tahun 2021, kami memang belum menerima perintah untuk menyalurkan kembali program BSU," ujar Ida Fauziyah yang ditayangkan secara virtual, Senin18 Januari 2021.

"Saya kira, dari kami punya evaluasi dan evaluasi akan kami berikan kepada dikoordinasikan oleh Pak Menko Perekonomian," imbuhnya.

Lebih lanjut, menurut Ida, program bantuan subsidi gaji akan kembali terlaksana apabila perekonomian Indonesia masih belum stabil akibat pandemi virus corona (Covid-19).

Baca juga: Info Terbaru Pencairan BLT BPJS Ketenagakerjaan Termin 3 Tahun 2021, Menaker Ida Belum Bisa Pastikan

"Jika memang kondisi perekonomiannya belum normal kembali, saya kira diskusi kami tentang program evaluasi bisa kita pertimbangkan kembali untuk dilakukan di tahun 2021," jelas Ida.

Sementara, untuk pekerja yang belum menerima bantuan subsidi gaji pada termin kedua (November-Desember 2020), pihaknya akan mengupayakan kembali penyaluran pada Januari ini.

Dengan syarat, apabila data penerima yang alami kendala tersebut dapat diselesaikan.

Halaman
1234
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved