Breaking News:

Ngadino Apresiasi Prinsip Gotong Royong Program JKN-KIS

Sistem gotong-royong yang menjadi prinsip dasar pengelolaan Program JKN-KIS merupakan kekuatan sehingga program JKN-KIS dapat berjalan dengan baik hin

TRIBUNPONTIANAK/ISTIMEWA
Salah satu peserta JKN-KIS Ngadino (59) 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Tak dipungkiri lagi keberadaan Program JKN-KIS ditengah masyarakat Indonesia telah memberikan kemudahan bagi masyarakat mengakses layanan kesehatan bahkan sampai ke pelosok negeri.

Sistem gotong-royong yang menjadi prinsip dasar pengelolaan Program JKN-KIS merupakan kekuatan sehingga program JKN-KIS dapat berjalan dengan baik hingga saat ini.

Salah satu peserta JKN-KIS Ngadino (59) yang juga pensiunan dari salah satu BUMN di Pontianak sangat terkesan sekali dengan Program JKN-KIS.

Meski dirinya mengaku belum pernah menggunakan, namun hal tersebut membuat Ngadino bersyukur karena iuran yang ia bayarkan bisa membantu peserta lain yang membutuhkan.

Baca juga: BPJS Kesehatan Pontianak Dukung Simulasi Vaksinasi Covid-19 di Puskesmas Kampung Bali

“Anak saya saat ini sudah tidak menjadi tanggungan di perusahaan di mana dulu saya bekerja, karena usia mereka yang sudah lewat masa tanggungan. Namun saya tetap melanjutkan kepesertaan kartu anak-anak dengan cara mendaftar mandiri," tutur Ngadino.

Ngadino menganggap sistem gotong royong yang menjadi prinsip BPJS Kesehatan dalam menyelenggarakan Program JKN-KIS sangat bagus.

Baginya subsidi silang yang diterapkan Program JKN-KIS sangat membantu. Oleh sebab itu, meskipun Ngadino dan keluarga belum pernah mengunakan layanan program JKN-KIS dirinya tetap mendaftarkan anak-anaknya di kelas I.

“Sedia payung sebelum hujan sangat penting, terlebih ketiga anak saya ini masih muda, sehingga saya tanamkan bahwa kita harus bersyukur diberi kesehatan. Jika merasa mampu membayar iuran daftarlah dikelas yang sesuai," jelas Ngadino.

Ngadino bersyukur masih diberi kesehatan dan kesempatan untuk saling berbagi oleh Allah SWT di usianya saat ini.

“Kepada masyarakat yang belum menjadi peserta JKN-KIS mudah-mudahan diberi kemudahan dan tergerak hatinya untuk segera mendaftar," ujarnya.

"Karena kita tidak tahu apa yang akan terjadi dikemudian hari, Alhamdullilah jika kita diberikan kesehatan sehingga iuran kita dapat membantu peserta lain yang sedang membutuhkan. Dengan bergotong-royong kita semua pasti menjadi lebih sehat," pungkasnya. (*)

Editor: Hamdan Darsani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved