Breaking News:

BPJS Kesehatan Pontianak Dukung Simulasi Vaksinasi Covid-19 di Puskesmas Kampung Bali

Kegiatan simulasi yang juga dihadiri Walikota Pontianak ini bertujuan untuk melatih tenaga kesehatan menjelang pelaksanaan vaksinasi covid -19 yang di

TRIBUNPONTIANAK/ISTIMEWA
Proses Simulasi Vaksinasi Covid 19 oleh Pemerintah Kota Pontianak. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK – Dinas Kesehatan Kota Pontianak menggelar kegiatan simulasi vaksinasi atau imunisasi Covid-19 di Puskesmas Kampung Bali Jalan Jendral Urip Pontianak pada Jum’at (08/01).

Kegiatan simulasi yang juga dihadiri Walikota Pontianak ini bertujuan untuk melatih tenaga kesehatan menjelang pelaksanaan vaksinasi covid -19 yang direncanakan akan dilaksanakan pada tanggal 14 Januari 2021 mendatang di Provinsi Kalimantan Barat.

“Selama pelaksanaan vaksin protokol ketat harus tetap dijalankan, calon masyarakat yang akan di vaksin diwajibkan terlebih dahulu mencuci tangan menggunakan sabun sebelum masuk ke fasilitas kesehatan, masker juga tetap harus digunakan, serta tetap menjaga jarak aman antar sesama, fasilitas kesehatan harus menyiapkan semua sarana yang diperlukan guna kelancaran vaksinas," tutur Kepala Dinas Kesehatan Kota Pontianak, Sidig Handanu.

Untuk mendapatkan vaksinasi, Sidig menjelaskan peserta harus menunjukan e-ticket yang diinput ke aplikasi P-Care BPJS Kesehatan.

Baca juga: Pemkot Pontianak Gelar Simulasi Vaksinasi, Edi Kamtono : Biar Para Nakes Memahami Tugasnya

Kemudian petugas akan melakukan verifikasi dengan NIK (Nomor Induk Kependudukan) dan daftar sasaran yang didapat melalui aplikasi P-Care.

Di meja kedua petugas kesehatan akan melakukan pemeriksaan sederhana dan skrining kesehatan dilanjutkan dengan penandatanganan informed consent.

"Setelah itu, petugas akan menginput nama vaksin dan nomor batch vaksin yang diberikan pada aplikasi P-Care. Terakhir, petugas akan menginput hasil pelayanan vaksin pada aplikasi P-Care. Peserta akan diobservasi selama 30 menit untuk memonitor kemungkinan Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI)," tambah Sidig.

Hadir dalam kegiatan tersebut, Kepala BPJS Kesehatan Cabang Pontianak Adiwan Qodar menjelaskan peran BPJS Kesehatan dalam pelaksanaan vaksinasi Covid-19.

Data peserta sasaran penerima vaksin sudah ditentukan oleh KPC-PEN (Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional).

Data ini diperoleh dari berbagai instansi terkait antara lain BPJS Kesehatan, BPJS Ketenagakerjaan, Kementrian Dalam Negeri (Direktorat Kependudukan dan Catatan Sipil), Kementerian Kesehatan, TNI/POLRI.

"Selain itu BPJS Kesehatan juga bertugas dalam penyiapan aplikasi P-Care (Primary Care) yang akan dipergunakan fasilitas kesehatan untuk pencatatan vaksin," tutur Adiwan.

Selanjutnya, Walikota Pontianak Edi Rusdi Kamtono pada akhir kegiatan menegaskan kepada seluruh tenaga kesehatan dan instansi terkait untuk bersinergi mendukung pelaksanaan vaksinasi Covid-19.

“Seluruh jajaran kesehatan harus menyosialisasikan ilmu sudah diketahui terkait Covid-19 dan vaksinasi kepada masyarakat. Sebagai duta pemerintah di garda terdepan mari bersama kita selamatkan negeri ini dari pandemi virus covid-19," tutup Edi. (*)

Editor: Hamdan Darsani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved