Christiandy Akan Dorong Aspirasi Poktan Dari Bengkayang

Memang diakui, jagung sangat tepat dengan tanah di kecamatan teriak. Sayangnya bibit yang diterima kualitasnya rendah.

TRIBUNPONTIANAK/ISTIMEWA
Anggota Komite II DPD RI, Christiandy Sanjaya saat berkomunikasi dengan Ketua Kelompok Tani Puntik Maju Robby Tumondo yang didampingi Rupamla sebagai sekretaris dan Anit sebagai bendahara secara virtual, Selasa 29 Desember 2020. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, BENGKAYANG - Anggota Komite II DPD RI, Christiandy Sanjaya menyambut hangat komunikasi dengan Ketua Kelompok Tani Puntik Maju Robby Tumondo yang didampingi Rupamla sebagai sekretaris dan Anit sebagai bendahara secara virtual, Selasa 29 Desember 2020.

Kelompok Tani ini berada di desa Puteng kecamatan Teriak, Kabupaten Bengkayang, Robby Tumonda menyampaikan aspirasi masyarakat sekitar perbatasan Serawak (Malaysia) – Indonesia tersebut secara rinci usaha tani yang telah dilakukan oleh kelompoknya.

Lahan produksi jagung dan sayuran milik kelompok Robby sekitar 25 Ha.

"Kelompok kami 27 KK, cukup solid dengan pekerjaan utama menyadap karet tradisional. Kami pun telah mendapat pendampingan dari tenaga penyuluh pertanian. Diawal usaha tani intensif, kami melakukan budidaya jagung. Hingga saat ini, sudah tanam jagung usahakan 3 tahun berturut-turut usaha ini dilakukan," katanya.

Memang diakui, jagung sangat tepat dengan tanah di kecamatan teriak. Sayangnya bibit yang diterima kualitasnya rendah.

Dipaparkan jika usaha ini belum menguntungkan secara ekonomi pagi petani. Di musim panen harga anjlok Rp. 3.000 perkilogram sehingga petani merugi.
Kelompok tani kemudian banting stir mengusahakan tanaman ubi kayu (cassava) jenis ubi gajah.

Baca juga: Poktan di Bengkayang Sampaikan Aspirasi ke Anggota Komite II DPD RI

Hasilnya juga kurang baik. Lagi – lagi harga murah ubi atau tidak menguntungkan, biaya lebih besar ketimbang keuntungan diperoleh.

Untuk itu, pihaknya saat ini sedang ber-ikhtiar mencoba tanaman bawang.

"Sehingga atas dasar permasalahan di atas, kami memerlukan bantuan Pak Christiandy Sanjaya sebagai wakil kami," terangnya.

Adapun aspirasi ialah masalah pemasaran. Kemudian mengajukan dukungan traktor kecil pengolah lahan untuk bendengan dan bantuan sarana produk padi (saprodi) dan terakhir perlindungan bagi petani dalam hal ini pasca – panen,

Atas aspirasi tersebut, Christiandy memberikan beberapa pemikiran yakni setiap usulan ada baiknya diajukan dengan proposal tertulis.

"Saya tidak menjanjikan, tapi usulan akan saya teruskan ke Menteri terkait. Ke dua, ada lembaga yang punya tugas langsung dan dekat seperti Kades, Camat, Dinas Pertanian di Kabupaten (UPT terkait), serta dengan DPRD," tuturnya.

Pemerintah, lanjutnya, sangat mendukung usaha-usaha swadaya demikian, apalagi di masa Covid 19. Tujuannya kelompok ini bisa mengakses bantuan UMKM, pendampingan pemasaran dan lainnya.

"Sekali lagi saya sebagai wakil bapak - akan meneruskan usulan yang dikemukakan," kata Christiandy.

Menutup dialog diserahkan bantuan mendukung kegiatan kelompok tani tersebut. (*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved