Kemas 1 Kg Sabu dalam Kaleng Minuman, Warga Malaysia Ditangkap Polisi di Sambas
Setelah kami selidiki memang benar, dan tersangka ditangkap di rumah makan Barek Solok di Aruk
"Ini baru pertama kali saya masuk Aruk. Biasanya hanya sampai Biawak (Malaysia, red) tapi karena mengantar barang jadi saya masuk ke Indonesia," ujarnya.
Baca juga: Bea Cukai Sebut Sabu 8 Kg Merupakan Jaringan Kuching-Pontianak
Namun demikian, dia katakan dirinya memang sering ke Biawak, Malaysia, untuk mengantar orang.
"Bawa penumpang ke arah Biawak sebulan dua kali. Ini baru pertama kali, dan memang mau ketemu kawan juga dan cewek di sini," jelasnya.
Ia juga mengaku tidak mengetahui yang dibawanya narkoba. Menurutnya, dia hanya melayani jasa penitipan barang di travel tempat dia bekerja.
"Saya bawa barang ini karena orang titip. Saya diupah juga baru 350 ringgit untuk bawa barang. Karena saya bawa transportasi," katanya.
Dari pengakuannya, dia mendapatkan barang itu dari Khucing, Malaysia. Barang tersebut dititip kepada orang Indonesia, yang ada di Aruk. "Saya juga tak pernah pakai barang gitu," tutup Robertus Bellariminus Herry Ananto Pratiknyo.