Breaking News:

Sis-Wahyu Unggul di Coblos Ulang, Bupati Nasir Pastikan Pilkada Kondusif

Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat yang telah kembali melaksanakan PSU di TPS 01 Pasar Pagi Putussibau,

Editor: Jamadin
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ISTIMEWA
Proses perhitungan surat suara PSU di TPS 01 Pasar Pagi Putussibau Kelurahan Putussibau Kota Kecamatan Putussibau Utara, Sabtu 12 Desember 2020. 

Mustaan menjelaskan, dalam UU 10 tahun 2016 pasal 178A menyatakan setiap orang yang pada waktu pemungutan suara dengan sengaja melakukan perbuatan melawan hukum mengakui dirinya sebagai orang lain untuk menggunakan hak pilih, maka akan dipidana dengan pidana penjara paling singkat 24 bulan, dan paling lama 72 bulan.

"Kemudian pelanggaran UU nomor 10 tahun 2016 pasal 178A, bukan hanya mendapatkan pidana kurungan penjara saja, akan tetapi ada juga denda paling sedikit Rp 24 juta dan paling banyak sebesar Rp 72 juta. Terkait ada temuan tersebut masih kami tangani bersama Gakkumdu," ucapnya.

Mustaan juga memastikan kalau pelaksanaan PSU di TPS 01 Pasar Pagi Putussibau, berjalan dengan lancar aman dan kondusif. "Kami selalu stand by dan monitor sampai proses perhitungan surat suara. Alhamdulillah, semuanya berjalan sesuai harapan bersama," ungkapnya.

AM Nasir: Harus Didukung
PSU di Kapuas Hulu ini turut menjadi perhatian Bupati Kapuas Hulu Abang Muhammad Nasir. Ia memantau langsung proses PSU di TPS 01 Pasar Pagi Putussibau, untuk memastikan pelaksanaannya dengan lancar dan kondusif.

"Pastinya secara umum pelaksanaan proses pemilihan bupati dan wakil bupati Kapuas Hulu, berjalan sesuai dengan harapan bersama. Biarpun ada sedikit persoalan di satu TPS di Dusun Geruguk Desa Kumang Jaya, Kecamatan Empanang, yang sejumlah masyarakat memilih untuk golput," ujar Abang Muhammad Nasir kepada wartawan.

Nasir menuturkan, siapapun yang terpilih sebagai Bupati dan Wakil Bupati Kapuas Hulu, itulah yang harus didukung oleh masyarakat demi kemajuan pembangunan di Bumi Uncak Kapuas. "Saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat Kapuas Hulu, dan paslon dan tim sukses, sudah mampu sama-sama menjaga keamanan ketertiban selama Pilkada," ungkapnya.

Kapolres Kapuas Hulu AKBP Wedy Mahadi juga memastikan Pilkada 2020 di wilayah Kabupaten Kapuas Hulu, secara keseluruhan kondusif dan tidak ada laporan yang negatif. "Kami juga melihat pelaksanaan PSU di TPS 01 Pasar Pagi Putussibau, animo masyarakat cukup tinggi, untuk kembali datang ke TPS," ujarnya.

Kapolres juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat Kapuas Hulu, paslon serta tim suksesnya, yang mampu menjaga keamanan, ketertiban dan juga protokol kesehatan.

"Saya pastikan bahwa 100 persen kotak suara sudah di PPK atau tingkat kecamatan, dan itu semua kami kawal dan pengamanan sampai pelantikan Bupati Kapuas Hulu," ungkapnya.

PSU Melawi
Selain di Kapuas Hulu, PSU juga dilaksanakan di Kabupaten Melawi yaitu di TPS 2 Desa Baru, Kecamatan Nanga Pinoh. Ketua KPU Provinsi Kalbar Ramdan menyampaikan, PSU di dua kabupaten tersebut berjalan aman dan lancar. Ramdan memaparkan, pada PSU di Kabupaten Melawi, dari jumlah 419 DPT terdapat 225 orang yang menyalurkan hak pilihnya. Kemudian, di Kabupaten Kapuas Hulu, dari 384 DPT, sebanyak 166 orang menyalurkan hak pilihnya.

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved