Breaking News:

Viral Informasi Pemuda Rusak Masjid, Pengurus Masjid Bantah Terjadi Pengrusakan

Imam Ghozali, Ketua Program Studi Pendidikan Seni, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Tanjungpura Pontianak, yang sekaligus pengurus M

Penulis: Ferryanto | Editor: Rivaldi Ade Musliadi
TRIBUNPONTIANAK/Ferryanto
Suasana masjid Al Mujtahidin, yang berada di jalan karya Bhakti Pontianak, kecamatan Pontianak Selatan Kota Pontianak, Selasa 24 November 2020. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Beredar di media sosial, seorang pemuda yang diduga gangguan Jiwa di amankan warga karena diduga memecahkan kaca di sebuah masjid di kota Pontianak.

Dari penelusuran Tribun Pontianak, peristiwa ini terjadi di Masjid Al Mujtahidin, yang berada di jalan karya Bhakti Pontianak, kecamatan Pontianak Selatan, Kota Pontianak. Selasa 24 November 2020.

Imam Ghozali, Ketua Program Studi Pendidikan Seni, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Tanjungpura Pontianak, yang sekaligus pengurus Masjid tersebut saat ditemui Tribun membantah telah terjadi pengrusakan rumah ibadah.

Dijelaskannya, pecahnya kaca tersebut akibat insiden saat seorang mahasiswa kampus tersebut berinisial H (25) yang memiliki gangguan kejiwaan sedang hilang kendali.

Kemudian, ketika sejumlah temannya hendak mengamankan yang bersangkutan, terjadilah insiden yang membuat H terdorong ke arah pintu, sehingga membuat pintu kaca tersebut pecah.

"kebetulan tadi pas kambuh dia lari kesana, dan tidak ada pengrusakan, hanya saja pas hendak di amankan tersenggol yang bersangkutan, kalau pengerusakan itu tidak,"jelasnya.

"Pelaku itu merupakan Mahasiswa Prodi Seni, dan ini merupakan kejadian yang kedua, setelah setahun lebih yang lalu, dahulu ada kejadian yang sama, hanya saja tidak ada hubungannya dengan bangunan, Yang bersangkutan melakukan lepas pakaian, jadi yang bersangkutan memang memiliki gangguan, Kemudian oleh teman - temannya di amankan dan di antarkan kerumah sakit jiwa Sungai Bangkong,"paparnya.

Baca juga: Terkait Vaksinasi Covid-19 untuk Warga, YLKI Harap Pemerintah Tanggung Seluruh Biaya

"Dari sana, sudah di obatkan dan dinyatakan baik, setelah sekian lama istirahat, kemudian yang bersangkutan melanjutkan perkuliahannya lagi,"imbuhnya.

Kemudian, beberapa waktu yang bersangkutan pun sudah melaksanakan PPL serta selesai menjalani Seminar dan akan melanjutkan penelitiannya.

"Belum sampai penelitian dan menemui dosen, terjadi hal yang tadi, kambuh lah istilahnya. Nah, tadi ada kaca yang pecah itu, "tuturnya.

Imam Ghozali, Ketua Program Studi Pendidikan Seni, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Tanjungpura Pontianak, saat ditemui Tribun Pontianak Ferryanto, Selasa 24 November 2020.
Imam Ghozali, Ketua Program Studi Pendidikan Seni, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Tanjungpura Pontianak, saat ditemui Tribun Pontianak Ferryanto, Selasa 24 November 2020. (TRIBUNPONTIANAK/Ferryanto)

Saat ini, mahasiswa tersebut sudah di amankan di rumah sakit jiwa Sungai Bangkong Pontianak untuk di lakukan pemeriksaan lebih lanjut.

Imam Ghozali menghimbau kepada seluruh warga masyarakat Pontianak dan Kalimantan Barat pun untuk tetap tenang menyikapi hal ini dan tidak terprovokasi.

"Kepada masyarakat sekitar yang ada di sekitar atau pada saat situasi tadi, mohon bantuannya untuk meluruskan cerita ini, itu Tidak ada pengrusakan rumah ibadah, hanya memang ada gangguan mental dari yang bersangkutan, pas kambuh tadi pagi,"tutupnya. (*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved