Breaking News:

Fraksi PKS-PPP DPRD Kalbar Minta Gubernur Evaluasi Kinerja Kepala Dinas yang Tak Maksimal

Dampaknya adalah pada realisasi serapan anggaran dapat lebih maksimal, yang mampu mendorong pertumbuhan ekonomi di daerah.

TRIBUNPONTIANAK/RIDHO PANJI PRADANA
Ketua Fraksi PKS-PPP DPRD Provinsi Kalbar, Arif Joni Prasetyo. 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Ridho Panji Pradana

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Ketua Fraksi PKS-PPP DPRD Provinsi Kalbar, Arif Joni Prasetyo meminta Gubernur mengevaluasi kinerja kepala dinas atau OPD yang tidak maksimal dalam penyerapan anggaran.

Hal ini dikatakan pria yang juga Ketua DPW PKS Kalbar ini saat membacakan Pendapat Akhir (PA) Fraksi PKS-PPP dirapat paripurna, Senin 23 November 2020.

Diungkapkannya, sikap optimisme yang dibangun hendaknya sejak awal tahun anggaran sudah disambut dengan persiapan-persiapan dari seluruh Organisasi Perangkat Daerah yang ada untuk dapat melaksanakan program kegiatan yang telah disepakati atau dianggarkan.

Dengan adanya persiapan awal, kata dia, maka pelaksanaan program dapat dilakukan dengan optimal, profesional dan lebih cepat.

Dampaknya adalah pada realisasi serapan anggaran dapat lebih maksimal, yang mampu mendorong pertumbuhan ekonomi di daerah.

Baca juga: Tok! APBD Kalbar 2021 Disetujui, Segini Jumlahnya

Bukan itu saja, tidak ada ketergesa-gesaan di akhir tahun anggaran atau triwulan keempat, yang berdampak pada mutu atau kualitas program. 

"Kepada saudara Gubernur kami berharap segera dilakukan evaluasi terhadap OPD yang serapan anggarannya rendah.

Bahkan ke depan, jika ada OPD yang kerjanya lamban, tidak optimal, maka cepat dilakukan evaluasi dan perbaikan," pintanya.

Karena dari program yang dibahas, lanjut Arif, tidak terlepas dari upaya pencapaian visi misi dari Gubernur, yang menjadi janji-janji politik saat kampanye lalu.

Halaman
12
Penulis: Ridho Panji Pradana
Editor: Zulkifli
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved