Breaking News:

Berikut Empat Agenda Dalam Program Ekspedisi Mapala Arkha UPB Pontianak

Sebagaimana Program ekspedisi ini merupakan program tahunan yang diselenggarakan oleh Mapala Arkha UPB Pontianak.

TRIBUNPONTIANAK/ISTIMEWA
Logo UPB Pontianak. 

Laporan wartawan Tribun Pontianak Muhammad Rokib

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Ketua UKM Mapala Arkha Universitas Panca Bhakti (UPB) Pontianak, Feri Asmara menyampaikan bahwa kegiatan Ekspedisi atau secara definisi perjalanan panjang ke suatu daerah pada program Ekspedisi Mapala Arkha UPB Pontianak ini didalamnya memiliki empat agenda.

Sebagaimana Program ekspedisi ini merupakan program tahunan yang diselenggarakan oleh Mapala Arkha UPB Pontianak.

"Untuk kegiatan Ekspedisi ini adalah program tahunan khususnya UKM Mapala karena didalam kegiatan ini ada beberapa muatan," kata Feri.

Dari empat agenda pada kegiatan Ekspedisi itu di antaranya.

Baca juga: Fakultas Hukum UPB Pontianak Rintis Program Magister

Pertama, pengabdian kepada masyarakat, yang mana dijelaskan Feri agenda ini termasuk dalam tri dharma perguruan tinggi.

"Ini kewajiban kami sebagai mahasiswa harus menanamkan jiwa perduli terhadap lingkungan masyarakat agar meningkatkan sumber daya manusia tentang pengetahuan dunia pendidikan dan sumber - sumber yang mendukung sarana dan prasarana terlaksananya kegiatan," jelasnya.

Kedua, Sosialisasi lingkungan hidup. Pada sosialisasi ini Mapala Arkha UPB Pontianak berusaha memberikan pemahaman kepada masyarakat untuk selalu menjaga stabilitas atau keseimbangan lingkungan (alam) supaya tetap terjaga, terkontrol dan tetap asri, serta layak huni.

"Karena akhir - akhir ini banyaknya kasus bencana alam khususnya di Kalbar dikarenakan maraknya oknum yang mengopsional klaim lingkungan untuk dijadikan ladang bisnis yang merugikan masyarakat banyak.

Contohnya suatu wilayah dijadikan lahan PETI (Pertambangan Liar Tanpa Izin) dan masih banyak lainnya," imbuhnya. 

Ketiga yaitu Bakti sosial. Sebagai bentuk tindakan dari Mapala Arkha dalam membantu masyarakat untuk memberdayakan pemanfaatan potensi yang ada disekitar lingkungan masyarakat yang digunakan untuk menunjang kebutuhan pokok sehari - hari. Maka dilaksanakan lah Bakti sosial.

"Contoh sederhana penyuluhan penanaman bibit yang baik itu kami ambil dari BBIH (Balai Benih Induk Hortikultura) anjungan kemarin sebanyak 100 batang untuk membantu areal hutan adat," ujarnya.

Baca juga: Tribun Pontianak Ucapkan Selamat atas Predikat Terakreditasi A Prodi Ilmu Hukum UPB Pontianak

"Setelah agenda tiga itu sudah dilaksanakan, maka keempat ialah pengetahuan yang sudah diberikan kepada masyarakat itu akan membuahkan suatu pengalaman bagi anggota baru di Mapala, karena mereka terjun langsung kelapangan dari situ mereka akan banyak mendapatkan pengalaman," ungkapnya.

Ia mencontohkan pada manajemen perjalanan, praktek navigasi darat (pemetaan), bermusyawarah dengan masyarakat, dan masih banyak hal lainya.

"Intinya saya punya satu semboyan "orang yang lari dari tangung jawab adalah manusia yang tidak ingin berkembang," pungkasnya.

Penulis: Muhammad Rokib
Editor: Zulkifli
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved