Breaking News:

Sy Amin Pastikan DPRD Kalbar Tetap Kawal Pemekaran Provinsi Kapuas Raya

Dikatakan Sy Amin, dengan APBD Kalbar sekarang tidak akan mencukupi pembangunan infrastruktur di Kalbar karena memang jaraknya sangat jauh dan luas.

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ RIDHO PANJI PRADANA
Wakil Ketua DPRD Provinsi Kalbar, Sy Amin Muhammad. 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Ridho Panji Pradana

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Wakil Ketua DPRD Provinsi Kalbar, Sy Amin Muhammad menegaskan pihaknya terus mengawal pemekaran Provinsi Kapuas Raya.

Koordinator Komisi I DPRD Provinsi Kalbar ini pun mengungkapkan sangat mendukung pemekaran Provinsi Kapuas Raya.

Untuk merealisasikan itu, ia pun mengatakan telah mendapat dukungan dari DPR RI namun memang terganjal moratorium.

"Kami sempat konsultasi ke komisi II DPR RI, kita memang masih moratorium, namun DPR RI mensupport dan ini tinggal kembali ke Presiden, mau dicabut atau tidak moratorium," katanya, Selasa 10 November 2020.

"Kita sebagai masyarakat Kalbar berharap moratorium dicabut dan Kapuas Raya terwujud, pemekaran dari Kalbar.

Dengan luasnya Kalbar ini kita memang sepatut dan layaknya mekar, wajib bagi kita," tambahnya.

Baca juga: Pimpinan DPRD Kalbar Ungkap Progres APBD 2021

Dikatakan Sy Amin, dengan APBD Kalbar sekarang tidak akan mencukupi pembangunan infrastruktur di Kalbar karena memang jaraknya sangat jauh dan luas.

Maka dengan pemekaran, lanjut politisi NasDem ini diharapkan bisa membangun daerah-daerah.

"Saya pribadi menilai dengan adanya pemekaran akan mengakomodir kebutuhan masyarakat," katanya.

Ia pun meyakini jika pemekaran Kapuas Raya bukanlah hanya wacana belaka melainkan hal serius dan dibutuhkan masyarakat.

"Untuk pemekaran Provinsi Kapuas Raya juga sudah mencukupi syarat yang terdiri dari lima Kabupaten.

Kalbar siap tidak siap harus siap karena pemekaran merupakan visi misi dan janji Gubernur Kalbar saat berkampanye," terangnya. 
 

Penulis: Ridho Panji Pradana
Editor: Zulkifli
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved