Breaking News:

Maman Abdurahman Dorong Realisasi Pembangunan Pipa Gas Trans Kalimantan

Selain itu, Terminal LNG ini juga nantinya bisa digunakan untuk mensuplay kebutuhan gas pada jaringan gas (jargas) untuk rumah tangga

Penulis: Ridho Panji Pradana | Editor: Zulkifli
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ ALFON PARDOSI
Anggota DPR RI Fraksi Partai Golkar Maman Abdurrahman. 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Ridho Panji Pradana

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Anggota Komisi VII DPR RI, Maman Abdurahman terus mendorong agar direalisasikannya pembangunan pipa gas Trans Kalimantan sebagai satu di antara sumber energi Kalbar.

Selain daripada memang sebagai proyek strategis nasional, dikatakan Ketua DPD Partai Golkar Kalbar ini jika pipa gas akan membuat masyarakat mudah mendapat pasokan gas.

"Saya di Komisi VII akan terus mendorong dan mengawal di Senayan agar jaringan pipa gas ini benar-benar terealisasi dan menjadi satu diantara sumber energi di Kalbar," katanya, Selasa 10 November 2020.

Selain itu, untuk menjamin pasokan guna memenuhi kebutuhan energi, Maman juga mendorong dibangunnya Floating Storage Regasification Unit (FSRU) atau Receiving Terminal LNG berbasis ISO Tank (LNG Plant) di sekitar Pelabuhan Internasional Kijing sebagai strategi untuk penuhi pasokan gas.

Baca juga: Hasil ILC TVOne, Politikus Golkar Maman Abdurrahman Usul Bubarkan Kementerian BUMN

Selain untuk memasok kebutuhan energi untuk operasional Pelabuhan Kijing, Terminal LNG ini juga untuk mensuplay kebutuhan gas untuk industri di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mempawah. 

Selain itu, Terminal LNG ini juga nantinya bisa digunakan untuk mensuplay kebutuhan gas pada jaringan gas (jargas) untuk rumah tangga dan pelanggan kecil dan juga untuk mensuplay kebutuhan gas pada PLTG 100 MW PLN di Jungkat, Mempawah.

Dengan terciptanya potensi demand Gas Bumi di Kalbar khususnya di Mempawah melalui pembangunan Terminal LNG ini diharapkan dapat mendorong terealisasinya pembangunan pipa gas bumi trans Kalimantan dengan sistem investasi Badan Usaha.

Selain pembangunan Floating Storage Regasification Unit (FSRU) atau Receiving Terminal LNG berbasis ISO Tank (LNG Plant), Maman juga berharap dapat dibangun TBBM Pertamina yang baru dan juga refinery (produksi) bahan  bakar diesel nabati sebesar 100 persen (B100) di Mempawah mengingat banyaknya pasokan CPO di Kalbar. 

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved