Pemda Kapuas Hulu Dorong Percepatan Realisasi BSPS

Karena jalan rusak berat, sehingga suplai barang terganggu. Kemudian untuk pembangunan di daerah perbatasan juga ada hambatan karena Covid-19.

Penulis: Sahirul Hakim | Editor: Jamadin
TRIBUNPONTIANAK/ISTIMEWA
Rumah yang direhap di Daerah Putusibau dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) pada program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS). 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KAPUAS HULU - Kepala Bidang Perumahan, Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman, Tata Ruang dan Cipta Karya (DKPTRCK) Kabupaten Kapuas Hulu, Fahrurozi menyatakan, kalau pihaknya telah mendorong percepatan realisasi Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) atau dikenal dengan bedah rumah untuk warga Kapuas Hulu.

"Untuk saat ini, pembangunan rumah melalui program BSPS di Kapuas Hulu sebanyak 2.800 unit, termasuk pembangunan rumah betang yang kebakaran  di Desa Nanga Nyabau Kecamatan Putussibau Utara sebanyak 51 unit rumah, dan sekarang masih dalam pembangunan," ujar Fahrurozi, Selasa 3 November 2020.

Fahrurozi menjelaskan, pembangunan rumah juga yang ada di Betang di Desa Uluk Palin yang mengalami kebakaran beberapa tahun lalu yakni sebanyak 38 unit.

"Secara umum pembangunan rumah BSPS ini sudah mendekati 85 persen," ucapnya.

Baca juga: Gotong Royong Rehab Rumah Tak Layak Huni yang Nyaris Ambruk Milik Sudirman

Menurutnya, untuk rencana pembangunan rumah warga korban kebakaran di Desa Sayut Kecamatan Putussibau Selatan dan Desa Tapang Daan Kecamatan Kalis sedikit mengalami hambatan karena rusaknya jalan akses ke lokasi pembangunan.

"Karena jalan rusak berat, sehingga suplai barang terganggu. Kemudian untuk pembangunan di daerah perbatasan juga ada hambatan karena Covid-19. Namun pelaksanan BSPS tetap dilaksanakan secara maksimal," ungkapnya.

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved