Breaking News:

Gotong Royong Rehab Rumah Tak Layak Huni yang Nyaris Ambruk Milik Sudirman

Kondisi rumah miring dan atapnya banyak yang bocor ditambah banyaknya sampah sehingga menimbulkan bau dan tidak sehat untuk di tempati

Penulis: Agus Pujianto
Editor: Jamadin
Dok. Polsek Sintang Kota
BEDAH RUMAH: Tim gabungan dari Polsek Sintang Kota, Forkopimcam Sintang, Warga Gang Perintis merobohkan rumah miik Sudirman yang tak layak huni untuk dibangun ulang agar layak ditempati.  

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SINTANG - Rumah tak layak huni milik Sudirman, warga gang Perintis, Kelurahan Alai, Kecamatan Sintang, dibedah oleh Polsek Sintang Kota bekerjasama dengan  jajaran Forkopimcam Sintang.

Sebelum dibedah, rumah berukuran 3x6 meter persegi tersebut dibersihkan terlebih dahulu karena banyak sampah berserakan di muka rumah dan semak belukar.

Kondisi rumah Sudirman sebelum dibersihkan dan dibedah sangat memperihatinkan. Nyaris ambruk dan dipenuhi sampah.

Atap seng banyak yang berlubang sehingga bocor jika diterpa hujan. 

Dua Desa di Kayong Utara Dapat Kuota Bedah Rumah 145 Unit, Desa Harapan Mulia Terbanyak

"Kondisi rumah miring dan atapnya banyak yang bocor ditambah banyaknya sampah sehingga menimbulkan bau dan tidak sehat untuk di tempati," kata Suratman selaku ketua RT setempat, Minggu (14/6/2020).

Gotong royong sudah dilakukan sejak hari Jumat lalu oleh anggota Polsek Sintang Kota, Dinas Kebersihan, Busera, Staf Camat Sintang, dan puluhan warga setempat yang prihatin dengan kondisi rumah Sudirman yang tak layak dihuni.

Kapolsek Sintang Kota AKP Harjanto mengatakan, Sudirman, pemilik rumah tak layak huni dan nyaris roboh tersebut tidak mempunyai pekerjaan. Sebelum diperbaiki kondisi rumah yang hampir ambruk dan dipenuhi oleh sampah.

Prihatin dengan kondisi tersebut, Kapolsek kemudian menjalin komunikasi bersama Camat Sintang beserta warga setempat untuk gotong royong membersihkan, sekaligus merehab rumah Sudirman agar kembali layak dihuni.

“Kegiatan Baksos  ini juga, didukung oleh Forkopincam yang menyisihkan sebagian rizkinya untuk membantu masyarakat kurang mampu dalam bentuk program bakti sosial,” kata Harjanto.

Proses rehab rumah tak layak huni hingga saat ini masih dilakukan secara gotong royong bersama masyarakat.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved