Penanganan Covid

Kayong Utara Berada di Zona Hijau, Kadis Pendidikan: Belajar Tatap Muka, Tunggu Arahan Bupati

Untuk sementara, Ismail belum dapat memastikan kapan belajar tatap muka untuk dua jenjang tersebut. Sementara masih menunggu arahan Bupati.

Penulis: Faiz Iqbal Maulid | Editor: Nina Soraya
TRIBUN PONTIANAK/Adelbertus Cahyono
Kepala Dinas Pendidikan Kayong Utara, Ismail. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KAYONG UTARA - Pandemi Covid-19 yang belum berakhir mendorong pemerintah melakukan beberapa penyesuaian di berbagai bidang termasuk sektor pendidikan.

Terkait pembelajaran di masa pandemi, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) bersama Menteri Agama (Menag), Menteri Kesehatan (Menkes), dan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) melakukan perubahan Surat Keputusan Bersama (SKB) 4 Menteri tentang Panduan Pembelajaran di masa Pandemi Covid-19.

Baca juga: BERITA MotoGp Terbaru Jadwal Moto Gp November 2020 Lengkap, Laga Terakhir Penentu Juara MotoGp 2020

SKB 4 Menteri menyebutkan satuan pendidikan di daerah zona hijau dan kuning dapat melakukan pembelajaran tatap muka dengan penerapan protokol kesehatan.

Sementara daerah yang berada di zona oranye dan merah tetap dilarang pembelajaran tatap muka di sekolah dan melanjutkan Belajar dari Rumah (BDR).

Kabupaten Kayong Utara, Provinsi Kalimantan Barat kini berada di status zona hijau. 

Baca juga: TERBONGKAR Cara Rizky Billar Bisa Beli Rumah Mewahnya, Rumah Baru Impian Billar Sejak Dulu

Desakan agar pembelajaran secara tatap muka segera dilaksankan pasca Kayong Utara zona hijau Covid-19, dijawab oleh Kepala Dinas Pendidikan Kayong Utara, Ismail bahwa pihaknya masih menunggu arahan Bupati terkait wacana belajar tatap muka pelajar kelas VII dan VIII.

Untuk sementara, Ismail belum dapat memastikan kapan belajar tatap muka untuk dua jenjang tersebut.

"Sementara masih menunggu arahan Pak Bupati. Ini karena masa cuti bersama, mungkin Senin baru ada info atau konsultasi ke pimpinan," kata Ismail kepada tribunpontianak.co.id, Jumat 30 Oktober 2020.

Baca juga: AKBP Fauzan Sukmawansyah Harapkan Peringatan Maulid Nabi Tetap Pakai Protokol Kesehatan

Ismail mengungkapkan, pihaknya sebenarnya sudah memiliki wacana untuk memberlakukan belajar tatap muka jenjang kelas VII dan VIII.

Wacana ini mencuat saat Kayong Utara masih berstatus zona hijau.

Hanya saja, lantaran zona hijau berubah ke zona kuning, karena adanya kasus konfirmasi Covid-19 baru, rencana ini belum dapat dilaksanakan.

Baca juga: Soal Vaksin Covid-19, Doni Monardo: Pemerintah Harus Cepat, Tetapi Tidak Terburu-buru

Oleh karenanya, Ismail mengaku sementara ini pihaknya masih menunggu situasi dan kondisi terlebih dahulu.

"Sekarang masih menunggu sikon dulu dan harus koordinasi ke berbagai pihak. Terutama ke Tim Satuan Tugas Covid," ujar Ismail. 
 

Catatan Redaksi: Bersama-kita lawan virus corona. Tribunpontianak.co.id mengajak seluruh pembaca untuk selalu menerapkan protokol kesehatan dalam setiap kegiatan. Ingat pesan ibu, 3M (Wajib memakai masker, wajib mencuci tangan dengan sabun, dan wajib menjaga jarak dan menghindari kerumanan. (*)

(Tribun Pontianak/Adelbertus Cahyono)

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved