HUT ke-249 Kota Pontianak, Sutarmidji Minta Wako Pontianak Ekstra dalam Pencegahan Covid-19     

Kota Pontianak yang merupakan ibu kota Provinsi Kalbar dengan jumlah penduduknya yang ramai pasti mobilitas ditengah masyarakat sangat tinggi.

Penulis: Anggita Putri | Editor: Jamadin
TRIBUN PONTIANAK/ ISTIMEWA
Gubernur Sutarmidji saat menghadiri acara HUT ke-249 Kota Pontianak dengan tetap menerapkan Protokol kesehatan Covid-19 di Kantor Wako Pontianak, Jumat 23 Oktober 2020 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Perayaan Hari Ulang Tahun ke-249 Kota Pontianak jatuh pada 23 Oktober 2020. Berbeda dari perayaan biasanya yang meriah dengan berbagai acara.

Namun tahun ini dengan adanya pandemi Covid-19 perayaan hanya dilakukaan dengan sederhana dengan menerapkan Protokol kesehatan. 

Kota Pontianak yang dijuluki “Kota Jasa dan Kota Perdagangan” merayakan hari jadi ke 249 Tahun, tanpa ada kemeriahan. 

PErayaan HUT Ke- 249 tahun Kota Pontianak dirayakan secara sederhana dan menerapkan protokol kesehatan serta dihadiri oleh Gubernur Kalbar, beberapa tokoh masyarakat Kota Pontianak, dan Forkompimda Kota Pontianak. 

 Baca juga: Antisipasi Lonjakan Pasien Covid-19, Sutarmidji akan Tambah Satu Ruang Isolasi di RSUD Soedarso

Gubernur Kalimantan Barat (Kalbar) H. Sutarmidji turut hadir pada perayaang Hari Jadi Kota Pontianak yang digelar di Kantor Walikota Pontianak,  Jumat 23 Oktober 2020.

Sutarmidji mengatakan dimasa Pandemi Covid-19 agar tidak tertular harus lebih ekstra dalam pencegahan penularan virus di masyarakat dan tidak boleh lengah. 

Kota Pontianak yang merupakan ibu kota Provinsi Kalbar dengan jumlah penduduknya yang ramai pasti mobilitas ditengah masyarakat sangat tinggi.

Dikatakannya, maka perlu kerja ekstra dalam pencegahan penularan virus Covid-19 secara bersama-sama baik dari Pemerintah Kota, Masyarakat dan Pemerintah Provinsi. 

Baca juga: Cerita Nelayan Sungai Kakap Ditengah Pandemi Covid-19

"Kota Pontianak ini kan jumlah penduduknya cukup padat dan interaksi masyarakat pasti lebih sering, kita tidak boleh lengah melawan Covid-19 dan kita harus kerja ekstra melawan virus ini,” tegas Sutarmidji.

Ia mengatakan ditengah Pandemi Covid-19 memberi edukasi kepada masyarakat dalam penerapan protokol kesehatan sangat perku dilakukan.

“Saya harap Pak Wali Kota Pontianak betul-betul mengedukasi ke masyarakat agar penularan virus Covid-19 tidak tertular lebih banyak lagi, saya yakin Kota Pontianak Tangguh," ungkap  Sutarmidji.

 Sutarmidji menambahkan, jika Kota Pontianak memasuki zona merah penyebaran Covid-19 akan berdampak pada jasa dan perdagangan akan terhenti. 

Ia mengatakan jangan sampai Kota Pontianak yang terkenal sebagai kota jasa dan perdagangan menjadi zona merah dalam penyebaran Covid-19. 

Halaman
12
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved