Berikut Kesiapan Pemkab Sintang Selenggarakan Pilkada Saat Pandemi Corona
Menurut Anum, Pilkada Sintang saat ini sudah memasuki tahapan kampanye. Dan setiap kampanye, satgas covid-19 selalu memantau.
Penulis: Agus Pujianto | Editor: Rivaldi Ade Musliadi
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SINTANG - Penjabat Sementara Bupati Sintang Ir. Florentinus Anum menjabarkan sejumlah hal terkait pelaksaanaan Pilkada dan penanganan Covid-19 di Kabupaten Sintang.
Menurut Anum, Pilkada Sintang saat ini sudah memasuki tahapan kampanye. Dan setiap kampanye, satgas covid-19 selalu memantau.
"Kami selalu mengingatan tim sukses agar melaksanakan kampanye dengan menerapkan protokol kesehatan," ujar Anum.
Baca juga: Pjs Bupati Sintang Pesan Wisudawan STIKES Kapuas Raya Tingkatkan Keterampilan
Desk Pilkada juga kata Anum, sudah melakukan rapat dalam rangka membantu distribusi logistik yang akan banyak melalui jalur sungai, bila terjadi musim penghujan yang menyebabkan ruas jalan rusak.
"Soal pencegahan covid-19 saat pilkada, kami akan melakukan rapid tes kepada sekitar 13 ribu petugas TPS yang ada di Kabupaten Sintang menjelang hari pencoblosan nanti. Akan kami lakukan secara bertahap, bekerjasama dengan Dinas Kesehatan dan Puskesmas. Kami ingin memastikan, seluruh petugas pilkada, harus dalam keadaan sehat dan bebas corona pada waktu pencoblosan," beber Anum.
Soal penanganan covid-19 di Kabupaten Sintang, Pemkab Sintang dan Satgas gencar memerangi hulunya dengan menegakan Perbup Nomor 60 Tahun 2020. Satgas rutin melakukan razia. Sebab, Cluster penyebaran covid-19 selama ini berasal dari luar.
"Kasus konfirmasi agak meningkat karena memang gencar melakukan pemeriksaan swab. Saat ini yang dirawat sudah mencapai 64 orang," ungkapnya.
Sebagai antisipasi lonjakan kasus corona, Pemkab Sintang juga menambah tempat isolasi, dengan mempergunakan rusun yang dilengkapi 80 bet tempat tidur.
"Saya sudah meninjau rumah susun untuk mengantisipasi lonjakan kasus corona, tetapi kita berdoa supaya jangan sampai diisi rusun tersebut. Tetapi kita harus melakukan persiapan. Kami bersama Forkopimda sangat kompak dalam menghadapi persoalan ini,” terang Florentinus Anum. (*)