NIAT Sholat Tahajud dan Berapa Rakaat Dianjurkan? Sholat Tahajud Pukul Berapa? Ini Penjelasannya
keutamaan Sholat Tahajud atau fadhilah sholat Tahajud itu yakni di mana Qiyamullail ini adalah sholat sunnah yang paling utama
1. Mulai dari setelah sholat isya hingga pukul 22.00 (sepertiga malam pertama).
2. Mulai dari pukul 22.00 hingga 01.00 (sepertiga malam kedua).
3. Kira-kira satu jam sebelum memasuki waktu subuh (sepertiga malam ketiga).
Lantas, sholat tahajud pukul berapa yang paling dianjurkan?
Dikutip dari laman Konsultasi Syariah, Ustaz Agung Cahyadi, MA dalam sebuah kolom tanya jawab di laman tersebut menjelaskan bahwa waktu terbaik adalah di sepertiga akhir malam.
"Waktu pelaksanaan shalat tahajjud/shalat lail itu sangat panjang ; boleh dikerjakan setelah shalat isyak sampai dengan datangnya waktu shalat subuh ( boleh di awalnya, ditengahnya atau diakhirnya ), tetapi waktu terbaik pelaksanaanya adalah di sepertiga akhir malam
• Bacaan Niat Sholat Tahajud, Doa Sholat Tahajud & Tata Cara Shalat Tahajud, Keutamaan Shalat Tahajud
Untuk menghitung sepertiga akhir malam adalah sebagai berikut : yaitu dengan membagi tiga waktu antara datangnya waktu shalat maghrib dan datangnya waktu shalat subuh, Kalau kita anggap saja misalnya bahwa maghrib itu jam 19.00 dan subuh jam 04.00 pagi, berarti ada 9 jam waktu antara maghrib dan subuh, 9 jam dibagi 3 menjadi 3 jam. Jadi sepertiga akhir malamnya ialah 3 jam sebelum jam 4 pagi atau sekitar jam satu malam hingga jam 4 pagi,'' jelasnya.
Penjelasan soal sholat tahajud pukul berapa yang paling dianjurkan ini dapat dilhat di link berikut ini (klik link ini)
Selain itu, dirangkum dari berbagai sumber lain, penjelasan soal sholat tahajud pukul berapa di waktu terbaiknya ini juga bisa dilihat di hadist Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam:
Dari Abu Hurairah, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
يَنْزِلُ رَبُّنَا تَبَارَكَ وَتَعَالَى كُلَّ لَيْلَةٍ إِلَى السَّمَاءِ الدُّنْيَا حِينَ يَبْقَى ثُلُثُ اللَّيْلِ الآخِرُ فَيَقُولُ مَنْ يَدْعُونِى فَأَسْتَجِيبَ لَهُ وَمَنْ يَسْأَلُنِى فَأُعْطِيَهُ وَمَنْ يَسْتَغْفِرُنِى فَأَغْفِرَ لَهُ
Artinya: “Rabb kami -Tabaroka wa Ta’ala- akan turun setiap malamnya ke langit dunia ketika tersisa sepertiga malam terakhir. Lalu Allah berfirman, “Siapa yang memanjatkan do’a pada-Ku, maka Aku akan mengabulkannya. Siapa yang memohon kepada-Ku, maka Aku akan memberinya. Siapa yang meminta ampun pada-Ku, Aku akan memberikan ampunan untuknya”.” (HR. Bukhari no. 1145 dan Muslim no. 758, dari Abu Hurairah)
Bacaan Niat Sholat Tahajud dan Rakaat yang Dianjurkan
Adapun untuk niat sholat Tahajud dan berapa rakaat yang dianjurkan saat mengerjakan Qiyamullail, terdapat sejumlah pendapat mengenai hal ini.
Pertama, dirangkum dari berbagai sumber, berdasarkan hadist dari istri Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, yakni Aisyah r.a. yang berbunyi: