Buka Pelatihan BUMDes, Atbah Romin Suhaili: BUMDes untuk Kemajuan Daerah

Kita harus merespon arahan presiden tentang membangun dari pinggiran, dari perbatasan. Kita manfaatkan,

Penulis: Muhammad Luthfi | Editor: Jamadin
TRIBUN PONTIANAK/ WAWAN GUNAWAN
Bupati Sambas, Atbah Romin Suhaili saat menghadiri kegiatan pelatihan Bumdes, yang diselenggarakan oleh Dinas Sosial dan PMD Kabupaten Sambas, Rabu (26/8/2020).   

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SAMBAS - Bupati Sambas, Atbah Romin Suhaili mengapresiasi semua desa yang telah membentuk Badan Usaha Milik Desa (BUMDES).

Penegasan itu disampaikan dihadapan pengelola Bumdes yang hadir pada kegiatan pelatihan di salah satu ruang pertemuan Hotel di Sambas.

Ia ungkapkan, Sambas patut bangga karena dari 193 Desa, hampir semuanya sudah memiliki Bumdes.

"Kabupaten Sambas patut berbangga, karena semua desa sudah mempunyai Bumdes," ujar Atbah Romin Suhaili, Rabu (26/8/2020).

Ia ungkapkan, kedepan dia optimis Bumde di Kabupaten Sambas memiliki prospek yang cerah. Ditegaskan oleh Bupati hal itu karena melihat pelaku penggerak Bumdes adalah generasi muda.

"Kita lihat sekarang dari aparatur desa hingga yang mengelola Bumdesa adalah anak-anak muda yang punya kompetensi handal di bidangnya," ungkapnya.

Selama Pandemi Covid-19, Mendes: 10.026 BUMDes masih Bertahan dan Tetap Melakukan Transaksi Ekonomi

"SDM di Desa sekarang ini sudah mumpuni. Ini harus menjadi modal awal dalam memajukan Bumdes," tegas Atbah.

Disampaikan oleh Atbah, keberadaan pintu batas (PLBN) yang ada di Kabupaten Sambas, kata Bupati, harus dimanfaatkan dengan baik oleh semua desa.

Karenanya, dia meminta desa berlomba-lomba menghadirkan inovasi-inovasi baru, untuk produk-produk unggulan desa.

"Kita harus merespon arahan presiden tentang membangun dari pinggiran, dari perbatasan. Kita manfaatkan," kata  Atbah Romin Suhaili.

"Sekarang ini kita sudah punya pintu lintas batas, kita manfaatkan sebesar-besarnya untuk memasarkan produk unggulan kita ke negara tetangga. Bersama kedepannya bagaimana Kabupaten Sambas bisa menjadi pusat kegiatan perdagangan lintas negara," tutur Bupati. 

Lebih lanjut dia mengungkapkan,  SDM yang ada di Desa juga harus menjadi SDM yang melek bisnis.

Artinya kata dia, SDM yang ada di desa juga harus mampu menangkap sebaik munkin peluang yang ada didesa.

Bangkitkan Ekonomi Desa, Kemendes Beri Pendampingan Khusus bagi BUMDes

"Ciptakan peluang, lihat apa yang potensi di desa, jadikan peluang bisnis, saya berharap lahir ide ide segar dari anak-anak muda. Cari inspirasi segar, bisa lihat referensi dari pebisnis dunia, kreatifitas bisnis yang didapat, dikelola dan dikembangkan dikampung," tegasnya.

Untuk itu, Atbah mengajak kepada generasi muda bisa membuka dan menciptakan lapangan pekerjaan baru. Atbah mengingatkan jangan sampai nantinya sekolah tinggi hanya ingin jadi honorer atau karyawan.

"Ubah pola pikir, pendidikan yang didapat, dijadikan modal untuk menciptakan lapangan pekerjaan, kalo bisa jangan menerima gaji, tapi jadilah yang menggaji," tutup Atbah.

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved