Sekjen Kemenkes RI Berikan Bantuan Valentator dan Oksigen Konsentrator Pada 2 RSUD di Pontianak

Saya melihat di Rumah Sakit Soedarso dari sisi memaksimalkan peralatan yang sudah ada di sana sudah dilakukan.

Penulis: Muhammad Rokib | Editor: Ridhoino Kristo Sebastianus Melano
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/MUHAMMAD ROKIB
BERIKAN - Sekretaris Jenderal Kementerian Kesehatan RI, drg. Oscar Primadi, MPH (sisi kedua dari kiri) memberikan secara simbolis alat perlengkapan berupa Valentator dan Oksigen Konsentrator kepada Direktur RSUD Soedarso Pontianak, drg Yuliastuti Saripawan (sisi kedua kanan) yang didamping langsung oleh Kadiskes Kalbar, dr. Harisson, M.Kes (sisi kanan) dan Anggota DPR RI Dapil Kalbar 1, H. ALIFUDDIN, S.E., M.M (sisi kiri). 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Sekretaris Jenderal Kementerian Kesehatan RI, drg. Oscar Primadi, MPH memberikan alat perlengkapan berupa valentator dan oksigen konsentrator kepada RSUD Soedarso dan Oksigen Konsentrator kepada RSUD Syarif Abdurrahman Pontianak, Kalimantan Barat, Kamis (30/7/2020).

Hal itu diberikannya pada saat kunjungan pembinaan di wilayah Provinsi Kalimantan Barat untuk penanganan Covid-19.

"Saya melihat di Rumah Sakit Soedarso dari sisi memaksimalkan peralatan yang sudah ada di sana sudah dilakukan. Karena masih belum ada alat-alat yang masih belum berfungsi memaksimalkan yang seharusnya mendukung untuk Lab terhadap Covid-19 agar lebih maksimal," jelas Oscar kepada wartawan.

"Alhamdulillah bu Direktur tadi siap untuk mengoperasionalkan alat-alat ini," terangnya.

2 Tersangka Jalani Rapid Test Cegah Covid-19 Sebelum Dilimpahkan Pada Kejaksaan Negeri Sintang

Lebih lanjut dijelaskannya jika dulu valentator dan oksigen konsentrator diperuntukan untuk program TB penanganan TBC.

Namun kini disampaikannya bisa digunakan untuk pemeriksaan terkait Covid-19.

Ia berharap agar alat yang diberikan tersebut dapat dimanfaatkan secara optimal dalam penanganan covid-19.

"Tata kelola di Rumah Sakit Soedarso sudah baik. Saya mengharapkan bukan hanya tata kelola, tapi bagaimana pemeriksaan lab dan upaya survailans, upaya sosialisasi dari sisi penanganan," ujarnya.

"Karena yang berkenaan dengan Covid ini tidak ada lain, protokol kesehatan harga mati, jaga jarak, makai masker dan cuci tangan," ungkapnya.

Sedangkan untuk penanganan Covid-19 di masing-masing RS yang ada di kabupaten kota di Kalbar.

Menurutnya bisa mengoptimalkan dengan alat TCM yang ada, karena dinilainya PCR bukanlah alat satu-satunya untuk penanganan Covid-19.

Namun tak kalah pentingnya, selain memberikan pembinaan dan bantuan terkait penanganan Covid-19.

BREAKING NEWS - Banjir Singkawang Setinggi Lutut Orang Dewasa Sebabkan Lalu Lintas Terganggu

Sekjen Kemenkes RI juga ingin memastikan terhadap penyaluran insentif para petugas kesehatan.

Karena dinilainya hal itu sangatlah penting.

"Kawan-kawan dokter petugas Lab semua yang terlibat sudah sepantasnya. Sesuai dengan yang disampaikan oleh presiden, jadi penyaluran tinggal mengeksekusinya dari daerah," pungkasnya. (*)

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved