Breaking News:

Virus Corona Masuk Kalbar

Kadiskes Kalbar Dukung Pemkab Sintang Datangkan Alat PCR Mobile

Harisson menyampaikan bahwa dengan adanya PCR Mobile dapat memudahkan dan mempercepat pemeriksaan swab Covid-19.

TRIBUN PONTIANAK/Ferryanto
Kadinkes Kalbar Harisson saat pelepasan enam pasien sembuh di RS Kartika Husada, Selasa (2/6/2020) 

TRIBUNPONTIANAK.CO.Id, PONTIANAK - Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Barat, Harisson mengatakan bahwa saat ini Kabupaten Sintang sudah merencanakan untuk membeli mobile unit PCR untuk pemeriksaan Covid-19 atau corona virus.

Harisson menyampaikan bahwa dengan adanya PCR Mobile dapat memudahkan dan mempercepat pemeriksaan swab Covid-19.

"Kabupaten Sintang itu merencanakan akan membeli mobile unit PCR.

Jadi laboratorium PCR ini yang bisa bergerak secara mobile, mungkin akan keliling ke kecamatan, atau kabupaten lain seperti Kabupaten Melawi, Kapuas Hulu, Sekadau," ujarnya kepada awak media , Jumat (3/7/2020).

Wali Kota Pontianak Ungkap Duplikasi Jembatan Kapuas I Tunggu Pembebasan Lahan

UPDATE Jadwal Masuk Sekolah PAUD/TK, SD, SMP & SMA/SMK & Syarat Sekolah Dibuka Lagi dari Kemendikbud

Harisson mengatakan biaya untuk pembelian mobile unit PCR tersebut seharga Rp 5,7 miliar.

Pemkab Sintang hingga saat ini juga telah mengajukan proposal kepada Gubernur Kalbar.

"Pak bupati Sintang sudah mengajukan proposal kepada pak Gubernur, nanti ada bantuan.

Akan tetapi yang merealisasikan itu Kabupaten Sintang," ucapnya.

Mobile unit PCR tersebut disediakan untuk pemeriksaan kepada masyarakat yang hasil rapid testnya reaktif untuk segera melakukan swab di mobile tersebut.

HTTP://PPDB.JAKARTA.GO.ID 2020, Link Pendaftaran Sekolah PPDB Online SMP & SMA Jalur Zonasi Bina RW

Ia menambahkan mobile unit PCR tersebut cukup terbatas, akurasi pada mobile unit PCR tersebut bekisar 90 persen.

"Jadi nantinya sehari bisa 20 hingga 30 sample, ada 2 alat dalam 1 mobil. Nah seharusnya disituasi pandemi COVID-19 seperti ini, Mobile unit PCR tersebut dapat disajikan gratis, kecuali sudah masa tenang," terangnya.

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalbar tentu sangat mendukung penuh terkait adanya alat PCR Mobile karena unit tersebut dapat bergerak mobile.

"Kita mendukung karena daerah timur itu juga agak jauh tapi selama ini kita sudah melakukan pemeriksaan hasil swab PCR," pungkasnya. 

Update Informasi Kamu Via Launcher Tribun Pontianak Berikut:
https://play.google.com/store/apps/details?id=com.wTribunPontianak_10091838

Update berita pilihan
tribunpontianak.co.id di WhatsApp
Klik > http://bit.ly/whatsapptribunpontianak

Penulis: Anggita Putri
Editor: Zulkifli
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved