BPJS Pontianak Sebut Ratusan Peserta Ajukan Turun Kelas Pasca Kenaikan Iuran

Di bulan Mei yang turun kelas ada 31 jiwa dan di bulan Juni, yang melakukan turun kelas 132 jiwa

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/SEPTI DWISABRINA
Kepala bidang SDM umum dan komunikasi publik BPJS Pontianak, Dwi Restiyanti 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK -Kenaikan iuran Badan Penyelenggaraan Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan di Indonesia tengah menjadi sorotan.

Manajemen BPJS Kantor Cabang Pontianak melalui Kepala bidang SDM umum dan komunikasi publik BPJS Pontianak, Dwi Restiyanti menuturkan terhitung sejak Mei hingga Juni, sebanyak 163 peserta telah melakukan penurunan kelas.

"Di bulan Mei yang turun kelas ada 31 jiwa dan di bulan Juni, yang melakukan turun kelas 132 jiwa," ujarnya kepada Tribun Pontianak, Kamis (2/7/2020).

Ini Pesan Kapolres Mempawah di Momen HUT Bhayangkara Ke-74

Lebih lanjut, Dwi Restiyanti mengatakan dari total tersebut. Dapat di klasifikasikan peserta dari kelas 1 turun ke kelas 2 sebanyak 6 jiwa. Kemudian peserta kelas 1 turun ke kelas 3 ada 46 jiwa. Serta peserta dari kelas 2 ke kelas 3, yakni 111 jiwa.

Tak hanya sampai di situ, Dwi Restiyanti juga mengungkapkan jika tunggakan iuran peserta BPJS hingga Juni 2020 mencapai Rp 126.360.754.008.

"Kami mengimbau kepada peserta BPJS, agar kartu peserta dapat kembali aktif dan peserta bisa memanfaatkan kembali kartu JKN KIS nya untuk berobat, maka silahkan membayar tunggakan iuran tersebut," pesannya.

Selain itu, terkait penyesuaian tarif BPJS dan untuk kemudahan peserta. Peserta yang saat ini non aktif karena tunggakan, dapat mengaktifkan kembali dengan membayar minimal 6 bulan tunggakan ditambah 1 bulan berjalan. Sisa tunggakan dapat dicicil hingga 31 Desember 2021.

BPJS Kesehatan Kantor Cabang Pontianak, membawahi Kabupaten Kubu Raya, Mempawah, Landak, Ketapang dan Kayong Utara.

Sesuai Perpres 64 Tahun 2020, maka pada bulan Juli-Des 2020 iuran disesuaikan menjadi
Kelas I Rp.150.000,
Kelas II : Rp. 100.000,
Kelas III : Rp. 42.000*

Peserta Kelas III tetap membayar iuran sebesar Rp. 25.000 sisanya sebesar Rp. 16.500 akan disubsidi oleh Pemerintah.

"Untuk Tahun 2021 Kelas III membayar iuran Rp. 35.000 dan disubsidi oleh Pemerintah sebesar Rp. 7.000," pungkas Dwi Restiyanti.

Update berita pilihan
tribunpontianak.co.id di WhatsApp
Klik > http://bit.ly/whatsapptribunpontianak

Update Informasi Kamu Via Launcher Tribun Pontianak Berikut:

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID

Penulis: Septi Dwisabrina
Editor: Jamadin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved