Gubernur Sutarmidji : Ombudsman Akan Cek Hasil PPDB Kalbar

Sebelumnya pengumuman PPDB sempat ditunda dan aplikasi ditutup karena terjadi kesalahan pada server.

Penulis: Anggita Putri | Editor: Zulkifli
TRIBUN PONTIANAK/Anggita Putri
Gubernur Kalbar, H Sutarmidji saat ditemui di Kantor Gubernur Kalbar, Rabu (10/6/2020). 

Kalau ke swasta kita tidak mampu ditengah pandemi gini suami kerja juga di PHK ," jelasnya.

Para orang tua lun meminta para pemimpin di Kota Pontianak untuk mempertegas masalah ini.

Karena kalau pendaftaran online banyak yang dianggap melakukan manipulasi.

"Buat apa bikin peraturan kalau tidak bisa dilaksanakan.

Seperti saya anak saya daftar di SMA N 6 padahal rumah sebelahan masak tidak diterima.

Sekolah jalan kaki saja dekat," jelasnya.

Ia mengatakan musim seperti ini dirinya tentu ingin anaknya masuk sekolah negeri kalau masuk swasta dianggap mahal dan tidak punya biaya.

"Kalau swasta dimana dapat duitnya susah dan ini pun belum tentu masuk langsung terima .

Pilihan sekolah anak saya di SMA 6, SMA 3, SMA 9 Pontianak dan yang paling dekat adalah SMA 6 Pontianak.

Saya gunakan jalur zonasi . Bahkan yang lebih jauh malah diterima. Jadi anak saya sudah ditetapkan tidak lulus," jelasnya.

Para orang tua pun sepakat untuk mendatangi Wali Kota Pontianak untuk menyampaikan keluhan mereka terkait hasil PPDB online tahun 2020. 

Update Informasi Kamu Via Launcher Tribun Pontianak Berikut:
https://play.google.com/store/apps/details?id=com.wTribunPontianak_10091838

Update berita pilihan
tribunpontianak.co.id di WhatsApp
Klik > http://bit.ly/whatsapptribunpontianak

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved