DPD RMPM Kalbar Desak Pemerintah Serius Tangani Harga Jual Hasil Pertanian
Karena kebanyakan mereka para petani hanya bertumpu pada hasil penjualan bahan Pertanian untuk memenuhi kebutuhan pokoknya.
Penulis: Muhammad Luthfi | Editor: Maudy Asri Gita Utami
“Saat ini kami sudah berkoordinasi dengan petani dan pemuda, jika pemerintah Kabupaten bahkan Provinsi tidak menanggapi hal ini, maka sudah jelas bahwa pemerintah tidak memikirkan nasib para petani dan kami tidak akan tinggal diam."
"Kami akan menunggu tanggapan pemerintah dalam waktu dekat ini," tegasnya.
“Kami dari pengurus DPD RMPM Kalbar juga akan mengajukan audiensi kepada Gubernur dan DPRD Provinsi Kalbar agar apa yang menjadi keresahan para petani di daerah dapat tersampaikan," sambungnya.
Karenanya, ia menilai wajar jika nilai pertumbuhan ekonomi bergerak lambat.
Karena bagaimana mungkin petani akan sejahtera jika sampai saat ini mereka tidak dapat menikmati hasil pertaniannya dibeli dengan harga yang bagus.
"Jika mahasiswa dikatakan sebagai agen perubahan maka pemerintah adalah agen kebijakan yang mana mereka memiliki kuasa untuk mengambil tindakan melalui kebijakan-kebijakan yang bisa mereka hasilkan," kata dia.
"Harapan dari petani bahwa pemerintah dapat memberikan solusi yang jelas terhadap nasib para petani," tutupnya. (*)
Update Informasi Kamu Via Launcher Tribun Pontianak Berikut:
https://play.google.com/store/apps/details?id=com.wTribunPontianak_10091838
Update berita pilihan
tribunpontianak.co.id di WhatsApp
Klik > http://bit.ly/whatsapptribunpontianak
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/ketua-dpd-rmpm-kalimantan-barat-adip-masyuk-akbar-ds.jpg)