Gubernur Sutarmidji Nilai Program Reforma Agraria Relevan dengan Percepatan Desa Mandiri di Kalbar

Kemudian dikatakannya sinergitas antara KPH dan masyarakat yang tiggal dikawasan hutan yang masuk ada 1.150 desa yang masuk dikawasan hutan.

TRIBUN PONTIANAK/Anggita Putri
Gubernur Kalimantan Barat, H. Sutarmidji saat membuka Rapat Koordinasi Gugus Tugas Reforma Agraria (GTRA) Provinsi Kalbar dan didampingi Wakil Gubernur Kalbar H. Ria Norsan di Data Analytic Room Kantor Gubernur Kalbar, Kamis (25/6/2020). 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Gubernur Kalimantan Barat, H. Sutarmidji membuka rapat koordinasi Gugus Tugas Reforma Agraria (GTRA) Provinsi Kalbar dan didampingi Wakil Gubernur Kalbar H. Ria Norsan di Data Analytic Room Kantor Gubernur Kalbar, Kamis, (25/6/2020).

Gubernur Sutarmidji mengatakan, upaya percepatan terwujudnya desa mandiri tentunya sangat relevan dengan pelaksanaan kebijakan reforma agraria, karena kesamaan tujuannya yakni kemakmuran dan kesejahteraan masyarakat .

Dikatakannya jika target desa lokasi roforma disinergikan dengan target desa mandiri, tentu akan sangat mendorong percepatan peningkatan IDM desa.

Kota Pontianak Tertinggi Partisipasi Sensus Penduduk Online di Kalbar

Wacana Pemilukada 2024 Ditunda, Ini Tanggapan Pengamat Politik Untan Pontianak

Dengan telah dibentuknya Tim Gugus Tugas Reforma Agraria Provinsi Kalbar dengan Keputusan Gubernur Kalbar Nomor 107/BPN/2019 tanggal 16 Januari 2019. 

Gubernur Kalbar berharap program reforma agraria ini bersama Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan betul-betul bisa mewujudkan kesejahteraan masyarakat desa terutama desa yang berada dikawasan hutan.

Dikatakannya, kegiatan-kegiatan dalam rangka memberikan kepastian hukum kepada masyarakat tentang lahan yang dikelola atau ditempati, karena itu akan meningkatkan kemampuan ekonomi mereka kemudian perkembangan kawasan mereka.

Sementara itu sinergitas antara Kementerian Agraria dan Tata Ruang dengan Kementerian Lingkungan Hidup dalam penataan hak-hak kepemilikan masyarakat atas lahan di Kalbar sudah sangat sukses.

PPDB Online Jakarta 2020 SD, SMP dan SMA, Pendaftaran 3 Hari Jalur Zonasi hingga Hasil Pengumuman

"Saya selalu menyampaikan kalau ada Kementerian yang sukses dalam menjalankan programnya adalah Kementerian Agraria dan Tata Ruang karena bisa menyelesaikan persil-persil tanah yang sekarang ini masih 46,74 persen yang belum bersetifikat dan sebagainya,"jelasnya.

Kemudian dikatakannya sinergitas antara KPH dan masyarakat yang tiggal dikawasan hutan yang masuk ada 1.150 desa yang masuk dikawasan hutan.

"Ini harus kita sinergikan programnya supaya mereka tidak melakukan hal-hal yang membuat fungsi hutan itu berkurang," pungkasnya. 

Update Informasi Kamu Via Launcher Tribun Pontianak Berikut:

https://play.google.com/store/apps/details?id=com.wTribunPontianak_10091838

Update berita pilihan
tribunpontianak.co.id di WhatsApp
Klik > http://bit.ly/whatsapptribunpontianak

Penulis: Anggita Putri
Editor: Zulkifli
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved