Cegah Karhutla, BPBD Mempawah Bentuk Tiga Pokmas Peduli Api
Pada kesempatan tersebut pihaknya juga melakukan simulasi penanganan Karhutla sejak dini.
Penulis: Try Juliansyah | Editor: Zulkifli
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, MEMPAWAH - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Mempawah gencar melakukan upaya pencegahan dan penanggulangan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) sejak dini.
Satu di antaranya dengan membentuk Kelompok Masyarakat (Pokmas) Peduli Api.
"Jadi keberadaan Pokmas ini diharapkan menjadi ujung tombak penanganan Karhutla yang kerap menjadi momok setiap tahunnya," ujar Kepala BPBD Mempawah, Hermansyah, Kamis (18/6)
Hermansyah mengungkapkan, pihaknya menargetkan dapat membentuk Pokmas Peduli Api di 28 desa rawan karhutla di Kabupaten Mempawah.
Namun karena keterbatasan anggaran, maka untuk tahun 2020 ini, baru tiga desa yang bisa terealisasi.
"Ketiga desa itu tersebut antara lain Desa Pasir Kecamatan Mempawah Hilir, Desa Parit Banjar Kecamatan Mempawah Timur dan Desa Semparong-Parit Raden Kecamatan Sungai Kunyit.
Nanti, kita secara bertahap akan bentuk lagi Pokmas yang beranggotakan masing-masing 10 orang di desa-desa lainnya, sehingga target 28 desa dapat terealisasi," tuturnya.
• BPBD Sekadau Aktifkan Pentahelix Cegah Kebakaran Hutan dan Lahan
• Anak Buahnya Tangkap Pengunggah Guyonan Gus Dur di Facebook, Kapolda Maluku Utara Angkat Bicara
Pada kesempatan tersebut pihaknya juga melakukan simulasi penanganan Karhutla sejak dini.
Selain itu diakuinya pula telah diberikan materi kepada sejumlah pokmas yang mengikuti simulasi.
"Setiap Pokmas yang sudah mendapatkan bekal materi dari para instuktur diharapkan dapat berperan aktif dalam setiap upaya pengendalian karhutla, baik dalam upaya pencegahan atau pemadaman sejak dini, sebelum bantuan kabupaten datang," pungkasnya.
Update Informasi Kamu Via Launcher Tribun Pontianak Berikut:
https://play.google.com/store/apps/details?id=com.wTribunPontianak_10091838
Update berita pilihan
tribunpontianak.co.id di WhatsApp
Klik > http://bit.ly/whatsapptribunpontianak