Tanggapan Pengamat Soal Tuntutan Pengurangan Biaya Kuliah di Masa Pandemi Covid-19
Kalau sampai terjadi keterbatasan dana yang rugi mahasiswa juga, karena tidak mendapatkan pendidikan yang baik.
Penulis: Anggita Putri | Editor: Maudy Asri Gita Utami
Ia mengatakan untuk operasional penyelenggaran pendidikan di perguruan tinggi saat ini juga dibatasi pemerintah.
Kalau memang bisa diringankan memang akan lebih baik sekali.
Tapi dengan catatan penyelenggaraan pendidikan tetap harus berjalan baik .
"Makanya itu harus dibicarakan antara mahasiswa dan kampus dan harus transparan. Kalau di Untan sudah sangat transparan dan sering Rektor membicarkan dengan mahasiswa," ujarnya.
Ia mengatakan memang saat ini sedang pada masa sulit banyak Perguruan Tinggi Swasta yang mengeluh karena memang umumnya dana yang diperoleh murni dari mahasiswa.
Sementara negeri masih dibantu pemerintah dan tentu lebih sulit lagi bagi pihak swasta.
"Jadi dalam keadaan seperti ini banyak faktor yang membuat sistem pembelajaran kurang efektif."
"Pemerintah sudah cukup maksimal sebenarnya sampai pulsa pun diberikan kepada mahasiswa," jelasnya.
Namun yang menjadi pertanyaan apakah benar pulsa itu digunakan untuk kuliah.
Jangan-jangan malah habis untuk bermain.
"Kita kan tidak tahu. Saya rasa saat ini banyak yang bermain hp sampai subuh apakah mengerjakan kuliah dengan pulsa itu atau tidak," ucapnya.
Ia berpesan kepada mahasiswa untuk saat ini dimasa sulit untuk dapat mengikuti apa yang sudah digariskan oleh pemerintah karena pemerintah pusat sudah sangat memperhatikan mahasiswa.
Soal tidak efektif banyak faktor, tidak semata karena internet.
"Tidak efektif belajarnya bisa karena jaringan dan kebiasaan belajar mahasiswa yang masih monoton dan tergantung pada dosen."
"Tapi kalau diberikan pemahaman saya kira akan lebih bagus," pungkasnya. (*)
Update Informasi Kamu Via Launcher Tribun Pontianak Berikut:
https://play.google.com/store/apps/details?id=com.wTribunPontianak_10091838
Update berita pilihan
tribunpontianak.co.id di WhatsApp
Klik > http://bit.ly/whatsapptribunpontianak