Yuk, Kenali Mitos dan Faktanya Seputar Penyakit Kencing Manis

Diabetes mellitus (DM) atau yang kita akrab dengar dengan nama “kencing manis” atau “penyakit gula” adalah penyakit yang bersifat kronis

Tayang:
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ ISTIMEWA
dr Chelwy Joycestio Vrixander dan Eric Herrianto Dwiputra SKed 

• Saya dengar, kencing manis dapat disembuhkan ya dok? → MITOS

Sayang sekali, diabetes adalah penyakit yang tidak dapat disembuhkan bila “sembuh” disini diartikan “pulih seperti sedia kala”. Namun bila “sembuh” dalam artian “terkontrol”, tentu saja bisa.

Kunci utama penanganan diabetes hanya mengontrol gula darah, dan dengan begitu, penyandang diabetes dapat menghindari komplikasi-komplikasi yang berbahaya.

• Orang kurus tidak mungkin terkena diabetes → MITOS

Memang, kebanyakan penyandang diabetes ditemukan ternyata memiliki berat badan berlebih. Tapi jangan salah, ternyata orang kurus juga bisa terkena diabetes loh! Seperti yang sudah tertulis di atas, jika sobat memiliki faktor risiko seperti diet gula, perokok, peminum alkohol, ataupun memiliki riwayat keluarga. Meskipun badan sobat tergolong kurus, sobat masih memiliki risiko untuk terkena diabetes
loh.

• Orang yang masih muda aman dari diabetes → MITOS

Banyak yang beranggapan bahwa diabetes adalah penyakit yang hanya diderita oleh orang tua. Memang benar bahwa diabetes paling banyak ditemukan pada penduduk berusia 55 tahun ke atas. Berdasarkan Riskesdas 2018, prevalensi DM tertinggi ditemukan pada kelompok umur 55-64 tahun dengan prevalensi 6,3%.

Namun, apakah diabetes tidak mungkin terjadi pada kelompok usia muda? Tentu saja tidak. DM tipe II, sebagai tipe yang biasanya sering ditemukan pada orang-orang tua, ternyata semakin banyak ditemukan pada dewasa muda dan remaja juga loh. Hal ini banyak berkaitan dengan pola diet tinggi kalori, genetik, dan lain-lain.
Belum lagi bila kita menghitung DM tipe I yang lebih sering ditemukan pada orang-orang berumur <20 tahun, serta DM tipe lain seperti MODY (Maturity Onset Diabetes of the Young) yaitu DM yang disebabkan akibat mutasi genetik pada sel pembentuk hormon insulin, dan lain-lain.

Jadi, usia muda tidak berarti aman dari diabetes ya sobat. Ada banyak sekali faktor lain yang mempengaruhi, seperti riwayat di keluarga, genetik, pola hidup seperti diet, dan lain-lain.

• Orang kencing manis tidak boleh makan gula lagi seumur hidupnya → MITOS

Tentu saja tidak! Menurut American Diabetes Association, penyandang diabetes masih boleh kok makan makanan yang mengandung gula, asalkan teratur dan menjadi bagian pola diet sehat orang tersebut, diet yang dimaksud adalah diet dengan lemak jenuh yang rendah, rendah kandungan garam dan gulanya, serta sayuran dan buah.

Hati-hati dengan produk yang mengklaim label “free sugar” atau bebas gula. Dibaca kembali kemasannya sebelum dikonsumsi dan tetaplah kontrol diri sobat dalam mengonsumsi produk gula yang sobat sukai!

• Kalau terkena kencing manis, katanya saya lebih gampang sakit ya dok? → FAKTA

Yak, pernyataan ini sangat benar. DM adalah penyakit dengan komplikasi yang sangat banyak. Kondisi hiperglikemia (gula darah berlebih) memiliki efek ke seluruh tubuh terutama melalui kerusakan terhadap pembuluh darah.

Karena hampir seluruh bagian tubuh dialiri oleh pembuluh darah, efeknya juga sangat luas. Komplikasi akut (jangka pendek) dari DM meliputi ketoasidosis diabetik (produksi asam dalam tubuh berlebihan) dan hiperosmolar hiperglikemik (dehidrasi akibat terlalu banyak gula) yang merupakan keadaan darurat yang dapat mengancam nyawa dalam waktu yang singkat.

Halaman 3/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved