Buruan FBI di Amerika, Buronan Interpol Ini Malah Terciduk Polisi Indonesia | Ini Daftar Kasusnya
Russ Albert Medlin pernah melakukan penipuan investasi sekitar 722 juta dollar AS atau dengan menggunakan modus penipuan investasi saham.
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Federal Bureau of Investigation atau FBI adalah satu di antara lembaga penegak hukum di Amerika Serikat yang punya nama kesohor.
Tak hanya lewat penggambarannya di film-film Holywood, FBI juga dikenal dengan aksinya mengusut berbagai kejahatan besar di negeri Paman Sam, julukan Amerika Serikat.
Termasuk di antaranya aksi heroik para agen FBI membongkar bisnis haram jual beli organ tubuh manusia pada 2014 lalu.
Berbagai kejahatan besar bak menjadi bagian tak terpisahkan yang mewarnai aksi-aksi FBI.
• KRONOLOGI Buronan FBI Cabuli Gadis Belia, Rekam Adegan Ranjang Pakai Kamera Ponsel
Namun sedikit berbeda bagi seorang Russ Albert Medlin, yang tiba-tiba menyita perhatian publik.
Namanya mendadak diperbincangkan lantaran pria asal Amerika Serikat ini, adalah satu di antara orang dalam daftar buruan alias buronan FBI.
Licin bak belut, ia nyaris tak terkejar oleh para agen federal yang menjadi petugas FBI.
Russ Albert Medlin punya catatan kejahatan yang membuatnya diburu FBI di Amerika Serikat.
Berderet-deret tuduhan kejahatan dialamatkan kepadanya.
Mulai dari pelecehan seksual terhadap anak di bawah umur, hingga penipuan dengan modus investasi.
Kasus terakhir lah yang membuatnya masuk daftar pencarian orang alias DPO FBI di Amerika Serikat.
• Tiga Tersangka Pencabulan Ditangkap Polisi dan 2 masih Buron, Ini Ancaman Hukumannya
Namun keberuntungan tak selamanya menjadi bagian dari tindak tanduk seorang Russ Albert Medlin.
Saat ia berada di Indonesia, ia justru diciduk alias ditangkap oleh aparat Kepolisian Indonesia.
Setali tiga uang dengan kasusnya di Amerika Serikat yang membuatnya diburu FBI, ia ditangkap polisi akibat memakai jasa prostitusi anak di bawah umur.
Russ Albert Medlin ditangkap pada Senin (15/6/2020) di kediamannya di kawasan Jalan Brawijaya, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan.