Buruan FBI di Amerika, Buronan Interpol Ini Malah Terciduk Polisi Indonesia | Ini Daftar Kasusnya

Russ Albert Medlin pernah melakukan penipuan investasi sekitar 722 juta dollar AS atau dengan menggunakan modus penipuan investasi saham.

Editor: Ishak
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ISTIMEWA/SC LAMAN web nvsexoffenders.gov VIA KOMPAS.CON / SC LAMAN FBI / SC LAMAN INTERPOL/ KOLASE
Jadi Buruan FBI di Amerika, Buronan Interpol Ini Malah Terciduk Polisi Indonesia | Lihat Kasusnya / ILUSTRASI 

Hal tersebut diunghkapkan oleh Kabid Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Yusri Yunus kepada awak media, Selasa (16/6/2020).

Awal Penangkapan Russ Albert Medlin di Indonesia

Russ Albert Medlin ditangkap polisi di Indonesia seusai dirinya diketahui bersetubuh dengan anak di bawah umur.

Tak tanggung-tanggung, pria yang agaknya layak disematkan predikat predator seksual ini berhubungan intim dengan tiga perempuan di bawah umur sekaligus.

Awal penangkapan Russ Albert Medlin bermula ketika warga curiga banyak perempuan muda yang keluar masuk rumahnya.

Polisi kemudian melakukan penyelidikan berdasarkan informasi warga.

Penggeledahan di rumah tersebut dilakukan dan Medlin pun tertangkap di sana. 

Diduga Cabuli Anak Bawah Umur, 3 Pemuda Diamankan Polisi, Kapolresta: 2 Masih Buron

Yusri juga menjelaskan bahwa Medlin mengaku telah menyewa jasa PSK di bawah umur.

"RAM minta dicarikan perempuan yang masih anak di bawah umur kepada tersangka A (perempuan, sekitar usia 20 tahun, warga negara Indonesia) melalui pesan WhatsApp,"

"Kemudian, tersangka A mengenalkan dengan korban atas nama SS yang masih berusia 15 tahun," kata Yusri.

Setelah berkomunikasi via WhatsApp dengan SS, Medlin meminta perempuan tersebut untuk mengajak teman-temannya.

Dari kesepakatan itu, SS mengajak dua temannya yang berinisial LF dan TR.

"Mereka dijanjikan diberikan imbalan uang masing-masing sebesar Rp 2 juta," kata Yusri.

Selalu Rekam Aksi Persetubuhannya

Tidak cukup hanya berhubungan badan, Russ Albert Medlin rupanya mempunyai kebiasaan merekam semua aksi tak senonohnya itu.

Sumber: Kompas.com
Halaman 2/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved