Breaking News:

DPMTK Singkawang Tegaskan Perusahaan Wajib Bayar THR dan Siapkan Solusi Jika Tak Mampu Bayar

Ia menuturkan perusaan harus transparan dalam memberikan data keuangan kepada pekerja, agar tujuan dialog tercapai.

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SINGKAWANG - Pemerintah Kota Singkawang melalui Dinas Penanaman Modal dan Tenaga Kerja (DPMTK) Kota Singkawang instruksikan pimpinan perusahaan untuk wajib membayar tunjangan hari raya (THR) kepada pekerja.

Kepala Dinas Penanaman Modal dan Tenaga Kerja (DPMTK) Kota Singkawang, Asmadi menuturkan untuk perusahaan yang tidak mampu membayar THR keagamaan dalam waktu yang telah di atur undang-undang, dapat melakukan dialog antara perusahaan dan pekerja untuk mendapatkan solusi.

"Kalau perusahaan ini tidak mampu membayar THR, hendaknya dapat melakukan dialog atau musyawarah dengan pekerja, secara kekeluargaan dengan menyampaikan data keuangan perusahaan," ujar Asmadi kepada wartawan Kamis (21/5/2020).

DPMTK Singkawang Bentuk Posko Satgas THR, Siap Terima Laporan Pengaduan

Ia menuturkan perusaan harus transparan dalam memberikan data keuangan kepada pekerja, agar tujuan dialog tercapai.

Selain itu, ia juga menerangkan dalam dialog tersebut berberapa hal bisa disepakati antaranya, perusahaan bisa membayar THR secara bertahap apabila perusahaan tidak mampu membayar THR secara penuh pada waktu yang telah ditentukan sesuai perundang-undangan.

Bagi perusahaan yang tidak mampu membayar THR sama sekali pada waktu yang telah ditentukan undang-undang, dapat dilakukan penundaan sampai dengan jangka waktu tertentu yang disepakati antara perusahaan dan pekerja.

Serta kesepakatan terkait waktu dan cara pengenaan denda keterlambatan pembayaran THR keagamaan.

Ia menerangkan nantinya kesepakatan antara perusahaan dan pekerja yang dilakukan secara kekeluargaan tersebut dapat dilaporkan ke Dinas Penanaman Modal dan Dinas Tenaga Kerja Kota Singkawang.

Ia juga menegaskan kesepakatan mengenai waktu dan cara pembayaran THR keagamaan dan denda tidak menghilangkan kewajiban pengusaha untuk membayar THR keagamaan dan denda kepada pekerja sesuai peraturan perundang-undangan dan dibayarkan di tahun 2020. (*)

Update Informasi Kamu Via Launcher Tribun Pontianak Berikut:
https://play.google.com/store/apps/details?id=com.wTribunPontianak_10091838

Update berita pilihan
tribunpontianak.co.id di WhatsApp
Klik > http://bit.ly/whatsapptribunpontianak

Penulis: Rizki Kurnia
Editor: Maudy Asri Gita Utami
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved