Virus Corona Masuk Kalbar

Pesan Warga Pontianak yang Sembuh dari Corona Covid-19: Jangan Sampai Kalian Masuk Ruang Isolasi

Mulai dari situlah mereka yang ikut dalam rombongan dilakukan rapid test.

Penulis: Anggita Putri | Editor: Nasaruddin
TRIBUN PONTIANAK/ANESH VIDUKA
Gubernur Kalimantan Barat, Sutarmidji bersama Panglima Kodam XII/Tanjungpura, Mayjen TNI Muhammad Nur Rahmad dan Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono berbincang dengan sejumlah pasien corona yang sembuh saat pelepasan pasien corona yang sembuh di kantor Dinas Kesehatan Provinsi Kalimatan Barat, Pontianak, Senin (18/5/2020). 

Menurutnya, kegiatan rutin setiap pagi pada pukul 10.00 selalu diadakan senam dan makanan yang diberikan juga sehat.

Saat isolasi, H menceritakan, dirinya juga tidak pernah nonton tv.

''Itu menjadi kunci dan memang saya memilih untuk menenangkan diri,” ujarnya.

H juga memilih untuk memperbanyak ibadah.

“Setiap saya sujud saya selalu berdoa untuk cepat selesai waktu isolasi ini. Jadi bukan sedih gimana ya. Jadi memang ada pelajaran berharga,” ujarnya.

Dirinya bahkan sudah satu kali khatam dan saat ini sudah kembali membaca Al Quran hingga juz dua.

H menceritakan, saat menjalani isolasi, dirinya mendapat kabar duka bahwa mertuanya meninggal dunia.

Walaupun ada fasilitas untuk pergi melayat mertuanya, H memilih untuk tidak pergi karena takut terjadi hal yang tidak diinginkan di masyarkaat.

Kabar bahagianya, H kini mendapatkan seorang cicit.

Namun dirinya tidak bisa hadir menemani sang cucu saat proses cicitnya lahir ke dunia karena sedang isolasi.

Saat ini cicitnya sudah berusia 24 hari dan H mendapat kesempatan memberi nama untuk cicitnya.

“Jadi cucu saya sudah dapat anak dan kebetulan kemarin saya yang kasi nama untuk cicit saya,” ujarnya.

H mengatakan, virus Covid-19 harus dilawan sekuat tenaga. Harus dibawa gembira, jangan sampai dibawa susah.

Setelah dinyatakan sembuh, dirinya mengingatkan agar jangan sampai orang lain masuk ruang isolasi seperti dirinya.

“Jangan sampai kalian terjebak dan masuk ruang isolasi seperti saya . Kalau di penjara masih bisa dijenguk. Kalau di ruang isolasi tidak bisa samasekali tidak boleh dijenguk,” pungkasnya. (*)

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved