KISAH Wanita Tertua Spanyol Berusia 113 Tahun Sembuh dari Virus Corona Covid-19 di Negeri Matador
Sang putrinya yang bernama Rosa kepada awak media mengungkapkan bahwa Maria Branyas saat ini sedang dalam kondisi ingin mengobrol.
Kedua orang tuanya berasal dari Spanyol.
Maria Branyas pindah ke Spanyol bersama keluarganya pada usia delapan tahun, di mana ia selamat dari pandemi Flu Spanyol tahun 1918.
Juga dari tragedi Perang Saudara Spanyol (1936-1939).
• MOTOGP 2020, Update Jadwal MotoGP 2020 | Balapan Perdana Setelah Pandemi Corona, Spanyol Terbanyak?
Ia memiliki tiga anak, sebelas cucu (satu di antaranya sekarang berusia 60 tahun) dan 13 cicit.
Kaum tua atau lansia diyakini sangat rentan terhadap dampak negatif Covid-19.
Menurut juru bicara rumah perawatan, pandemi ini dilaporkan telah merenggut beberapa nyawa di rumah perawatan lansia di kota timur Olot tempat Maria Branyas dirawat.
Selain Maria Branyas, setidaknya ada dua perempuan centenarian (julukan di Spanyol bagi orang berusia di atas 100 tahun) lainnya yang dilaporkan sembuh dari virus corona di Spanyol.
Satu berusia 101 dan lainnya berusia 107.
• IURAN BPJS Naik Lagi, Presiden Joko Widodo Teken Perpres di Masa Pandemi Virus Corona Covid-19
Sementara itu di Inggris, Connie Titchen yang berusia 106 tahun dipulangkan dari rumah sakit bulan April lalu setelah berhasil sembuh dari Covid-19.
Maria Branyas diyakini sebagai orang tertua yang hidup di Spanyol.
Berusia 113 tahun, dia hampir empat tahun lebih muda dari perempuan tertua di dunia asal Jepang, Kane Tanaka.
Materi di artikel ini juga telah tayang di Kontan.co.id dengan judul Cerita Nenek 113 Tahun di Spanyol yang Sembuh dari Corona
Update Informasi Kamu Via Launcher Tribun Pontianak Berikut:
https://play.google.com/store/apps/details?id=com.wTribunPontianak_10091838