KISAH Wanita Tertua Spanyol Berusia 113 Tahun Sembuh dari Virus Corona Covid-19 di Negeri Matador
Sang putrinya yang bernama Rosa kepada awak media mengungkapkan bahwa Maria Branyas saat ini sedang dalam kondisi ingin mengobrol.
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Kaum lansia alias orang lanjut usia diketahui adalah satu di antara kelompok umur yang disebut paling rentan terhadap risiko kematian akibat pandemi virus Corona Covid-19.
Dengan risiko banyaknya penyakit bawaan lain alias faktor komorbid yang ada, virus Corona jenis baru yang diketahui sebagai Coronavirus SARS-CoV-2 itu bisa jadi amat ganas dan mematikan.
Namun, hal itu seakan tak berlaku bagi seorang Maria Branyas.
• Sakit Perut Bisa Jadi Gejala Awal Virus Corona Covid-9 pada Anak-anak
Ia yang tak lain seorang lansia, nenek-nenek berusia 113 tahun di Spanyol itu telah menunjukkan pemulihan yang "luar biasa" sejak terinfeksi coronavirus pada bulan Maret lalu.
Spanyol yang berjuluk Negeri Matador itu sejauh ini memang menjadi satu di antara negara dunia yang paling parah terdampak virus Corona Covid-19.
Baik dari jumlah kasus positif, juga angka kematian yang diakibatkan virus mematikan yang diketahui pertama kali muncul di Wuhan China itu.
• Bukan Italia, Rusia Kini Menuju Negara Eropa Kasus Positif Corona Tertinggi | Sehari Tambah 10 Ribu
Sang putrinya yang bernama Rosa kepada awak media mengungkapkan bahwa Maria Branyas saat ini sedang dalam kondisi ingin mengobrol.
Lantaran selama berminggu-minggu ini harus menjalani isolasi di rumah perawatan lansia.
'Ia merasa "sangat bosan", Rosa menambahkan, sebagaimana dikutip dari Kontan.co.id, Rabu (13/05/2020).
Dalam sebuah video yang ditayangkan oleh TV3 Spanyol, Maria menggambarkan bahwa staf yang ada di rumah perawatan lansia "sangat baik, sangat penuh perhatian".
Ia juga mengatakan bahwa dia beruntung telah diberkahi kesehatan yang baik.
• KASUS Baru Virus Corona Covid-19 Indonesia Cetak Rekor Tertinggi pada Rabu 13 Mei 2020
Secara terpisah, kepada kantor berita AFP, sebagaimana dikutip dari Kontan.co.id, seorang juru bicara dari rumah perawatan lansia tersebut mengatakan bahwa kondisi Maria Branyas baik-baik saja.
"Dia merasa sehat sekarang, dia melakukan tes minggu lalu dan hasilnya negatif," kata juru bicara tersebut, Selasa (12/05/2020).
Kaum tua rentan terinfeksi virus corona
Maria Branyas lahir di San Francisco pada tahun 1907 silam.