Bukan Italia, Rusia Kini Menuju Negara Eropa Kasus Positif Corona Tertinggi | Sehari Tambah 10 Ribu
Para pejabat juga memuji upaya pengujian dan pelacakan yang meluas, dengan mengatakan, Rusia telah melakukan hampir 6 juta tes.
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Lupakan Italia dan Spanyol soal episentrum pandemi global virus Corona Covid-19 di Eropa.
Predikat negara dengan kasus infeksi virus Corona Covid-19 terbanyak di Benua Biru (julukan Eropa) kini agaknya mulai bergeser ke Eropa Timur, yakni ke Rusia.
Sebelumnya, dua wilayah di Eropa Selatan, Italia dan Spanyol sempat menjadi episentrum penyebaran virus Corona di belahan benua Eropa.
Namun hingga Rabu (13/05/2020), Russia menjadi negara Eropa dengan peningkatan tertinggi soal kasus infeksi virus Corona alias positif Covid-19.
• Update Data Covid-19 Kabupaten Sintang Rabu (13/5/2020): 192 OTG, 5 Konfirmasi Positif Corona
Dikutip dari laman Thewuhanvirus, sedikitnya ada penambahan lebih dari 10 ribu kasus baru di seantero Russia hanya dalam satu hari ini.
Sementara Italia, terpantau nol kasus baru.
Meskipun Spanyol tetap mencatat ada tambahan sekitar seribuan pasien positif Corona baru per Rabu ini.
Hasilnya, kasus virus corona baru di Rusia menembus angka 240.000, mengantarkan negeri beruang merah menjadi negara dengan jumlah infeksi tertinggi kedua di dunia.
• KASUS Baru Virus Corona Covid-19 Indonesia Cetak Rekor Tertinggi pada Rabu 13 Mei 2020
Melansir dari Kontan.co.id yang merangkumnya dari The Moscow Times, pada Rabu (13/5/2020), Pusat Tanggap Darurat Penanganan Covid-19 Rusia mengonfirmasi 10.028 kasus baru virus corona.
Sehingga, total infeksi menjadi 242.271 kasus.
Dengan tambahan kasus baru di atas 10.000 dalam 10 hari terakhir, Rusia juga memiliki tingkat infeksi baru tercepat kedua di dunia di belakang Amerika Serikat (AS).
Sementara 96 orang meninggal akibat virus corona selama 24 jam terakhir.
Alhasil, angka kematian di Rusia menjadi 2.212 orang.
• MOTOGP 2020, Update Jadwal MotoGP 2020 | Balapan Perdana Setelah Pandemi Corona, Spanyol Terbanyak?
Kremlin minggu ini meredakan penguncian nasional, meski jumlah kasus yang terus meningkat telah membawa Rusia ke posisi kedua dalam penghitungan infeksi global di belakang Amerika Serikat.
Mayoritas kasus baru di Rusia tercatat di Moskow, ibu kota negara ini.