Bawaslu Kalbar Mulai SKPP Daring, Cetak Kader Pengawas Terbaik
Kegiatan diadakan secara daring menggunakan aplikasi zoom juga dihadiri dihadiri juga Abhan, Ketua Bawaslu RI.
Penulis: Chris Hamonangan Pery Pardede | Editor: Didit Widodo
Pada tahun sebelumnya, dipaparkan dia, kegiatan SKPP ini dilaksanakan secara konvensional yaitu dalam bentuk tatap muka di kelas.
Namun berhubung terjadinya wabah pandemi covid 19 maka Bawaslu melakukan inovasi dengan metode daring atau virtual.
Kegiatan sekolah dalam bentuk daring atau virtual secara massal, lanjut dia, merupakan hal yang pertama kalinya di Indonesia dan tentu juga di Provinsi Kalimantan Barat.
Lebih lanjut dikatakannya, pendidikan sekolah kader pengawasan partisipatif tidak ada batasan mengikuti mengikuti mengikuti tahapan Pemilu atau Pilkada.
Sebagaimana tujuannya ialah memberikan pengetahuan Identifikasi dan literasi kepada masyarakat untuk ikut memahami tentang kepemiluan, prosesnyanya dalam mengawal penyelenggaraan pemilu atau Pilkada yang berkualitas dan berintegritas.
Mengenai peserta, Ruhermansyah pun menjelaskan sebenarnya tidak dibatasi karena sukarela untuk melakukan pendaftaran secara daring yang selanjutnya diverifikasi dan yang lulus ini adalah yang memenuhi syarat khusus di Kalimantan Barat.
Namun ia memastikan, SKPP ini akan terus dilakukan secara berkala guna menyiapkan kader pengawasan
"Tentu berkala, arena sifat nya pendidikan. Saat ada pemilu atau pilkada, maka sudah siap," tutup Ruher.
Dalam launching juga ditayangkan sambutan dan arahan anggota Bawaslu RI M Afiffudin terkait SKPP Daring melalui youtube. Pada akhir acara dilakukan penyematan secara simbolis tanda peserta SKPP Daring Tahun 2020 oleh Bawaslu Kab/Kota kepada perwakilan peserta.