Breaking News:

Sempat Kabur ke Sintang, Pelaku Curanmor Berhasil Diamankan Polsek Nanga Pinoh

Polsek Nanga Pinoh, Kabupaten Melawi, Provinsi Kalimantan Barat (Kalbar) berhasil mengamankan seorang pelaku curanmor, berinisial MNH (22).

TRIBUNPONTIANAK/ISTIMEWA
Polsek Nanga Pinoh, Kabupaten Melawi, Provinsi Kalimantan Barat (Kalbar) berhasil mengamankan seorang pelaku curanmor, berinisial MNH (22), saat berada di Kabupaten Sintang, Kamis (30/4/2020). 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Polsek Nanga Pinoh, Kabupaten Melawi, Provinsi Kalimantan Barat (Kalbar) berhasil mengamankan seorang pelaku curanmor, berinisial MNH (22), saat berada di Kabupaten Sintang, Kamis (30/4/2020).

Pengungkapan tersebut berhasil dilakukan setelah Polsek Nanga Pinoh yang dibantu Unit Jatanras Sat Reskrim Polres Sintang melakukan penyelidikan pengaduan pencurian dari seorang warga Desa Paal, Kecamatan Nanga Pinoh, Kabupaten Melawi.

Kapolres Melawi, Tris Supriadi, S.H. S.I.K, M.H melalui Kapolsek Nanga Pinoh, Iptu Markus, S.Sos, mengatakan kejadian curanmor tersebut terjadi pada akhir bulan Februari 2020.

Setelah dilakukan penyelidikan, diperoleh informasi dari Unit Jatanras Sat Reskrim Polres Sintang bahwa terdapat sebuah ranmor yang diduga hasil tindak kejahatan dan Polsek Nanga Pinoh langsung terjun ke Sintang untuk menindaklanjuti informasi tersebut.

"Setelah dicek nomor rangka dan mesinnya ternyata sesuai dengan salah satu laporan warga dari Desa Paal. Kami lanjutkan dengan interogasi dan oleh pelaku mengakui perbuatannya. Saat ini pelaku dan barang bukti sudah diamankan di Polsek untuk proses lebih lanjut," jelasnya.

Enam Sampel Rapid Test Reaktif, Diskumindag Sosialisasikan Penggunaan Masker di Pasar Tradisonal

Sementara ini pelaku akan dipersangkakan Pasal 363 ayat (1) ke-3 KUH Pidana, karena diduga melakukan tindak pidana pencurian dengan pemberatan sebagaimana dimaksud dalam pasal 363 ayat (1) ke-3 KUH pidana.

Kapolsek Nanga Pinoh meminta agar masyarakat semakin waspada dengan tindak kejahatan yang ada. Pasalnya, berdasarkan kronologis kejadian curanmor yang disampaikan oleh korban, terdapat kelalaian dari korban yang meninggalkan sepeda motor miliknya tanpa keadaan dikunci stang.

"Ini harus kita antisipasi bersama. Harus waspada, jangan berikan celah untuk kejahatan terjadi. Amankan diri dan barang yang dapat menjadi sasaran tindak kejahatan,” terang Iptu Markus.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved