Polda Kalbar Gandeng Cipayung Plus Bagikan 800 Paket Bantuan untuk Masyarakat
Diungkapkannya, ada sekitar 800 paket yang terdiri dari tiga item yakni beras, mie instan dan minyak goreng.
Penulis: Chris Hamonangan Pery Pardede | Editor: Jamadin
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Polda Kalbar mengandeng elemen mahasiswa Cipayung plus Kalbar yang terdiri dari PMII, HMI, KAMMI, PMKRI, Hikmahbudhi, GMNI untuk menyalurkan bantuan kepada masyarakat yang terdampak corona.
Mewakili Kapolda Kalbar, Irjen Remigius Sigid Tri Hardjanto, Direktur Intelkam Polda Kalbar, Kombes Pol Enggar Broto Seno S.I.K, M.Si menjelaskan jika hal yang dilakukan pihaknya merupakan bentuk kepedulian terhadap masyarakat.
"Ini bentuk kepedulian dari Polda Kalbar, untuk menyerahkan ke masyarakat terdampak covid 19 menggunakan perpanjangan tangan rekan-rekan mahasiswa untuk menyalurkan dengan harapan ini akan tepat sasaran ke masyarakat yang memang terdampak covid 19 tersentuh langsung oleh rekan-rekan mahasiswa," kata Kombes Pol Enggar Broto Seno S.I.K, M.Si, Jumat (17/4/2020).
• Cegah Corona, Ini Yang Dilakukan Tim Gugus Tugas Kecamatan Pengkadan
Diungkapkannya, ada sekitar 800 paket yang terdiri dari tiga item yakni beras, mie instan dan minyak goreng.
"Penyalurannya diserahkan ke mahasiswa untuk disalurkan ke masyarakat agar tepat sasaran," terangnya.
"Kita di Polda juga dari berbagai kegiatan sudah menyalurkan, dan dari sejumlah kelompok organisasi, baik elemen masyarakat maupun mahasiswa kita minta bantuan untuk menyalurkan," tambah Enggar Broto Seno.
Sementara itu, Ketua PKC PMII Kalbar, Muamar Qadhafi mewakili Cipayung plus Kalbar mengapresiasi bantuan dari Polda Kalbar.
"Kita sangat apresiasi dari jajaran Kepolisian Kalimantan Barat memberikan support kepada masyarakat dan fakir miskin karena dampak dari pandemik corona ini," terangnya.
Ia pun menegaskan, jika sasaran dari penyaluran telah didata
"Tentu sasarannya adalah masyarakat dan fakir miskin, kaum dhuafa, anak yatim yang telah kita data akan dibagikan bersama teman Cipayung Kalbar," jelasnya.
Qadhafi pun menargetkan mulai besok pihaknya telah mulai melakukan penyaluran.
"Insya Allah sore besok kita sudah jalan, rata-rata untuk Kubu Raya dan Kota Pontianak karena dua daerah ini yang saya rasa paling terdampak," tukasnya.
Update berita pilihan
tribunpontianak.co.id di WhatsApp
Klik > http://bit.ly/whatsapptribunpontianak
Update Informasi Kamu Via Launcher Tribun Pontianak Berikut: