Virus Corona Masuk Kalbar

UPDATE Corona Kalbar, Kasus Positif Covid-19 Bertambah Jadi 21 dan Midji Beberkan Kondisi Pasien

Sutarmidji juga merincikan dari 21 kasus positif corona tersebut. Saat ini, ada enam pasien sembuh dan tiga telah meninggal dunia.

Penulis: Syahroni | Editor: Syahroni
TRIBUN PONTIANAK/ TRIBUN PONTIANAK/ANESH VIDUKA
UPDATE Corona Kalbar, Kasus Positif Covid-19 Bertambah Jadi 21 dan Midji Beberkan Kondisi Pasien. 

Pasien positif lainnya menurut Midji dalam kondisi segar.

"Dari hasil lab yang kita terima, 15 PDP dinyataoan negatif dan 8 positif,"katanya menjelaskan.

PDP yang negatif tersebar pada beberapa rumah sakit.

11 orang di Soedarso dan sembilan sudah pulang.

Dua orang di rumah sakit Singkawamg dan satu sudah pulang.

" Satu orang di RS Untan sudah meninggal,jadi meninggal bukan karena Covid-19," tegasnya.

BREAKING NEWS - Sutarmidji Umumkan Tambahan 8 Kasus Positif Covid-19 Kalbar, Total 21 Terkonfirmasi

PREDIKSI Mengerikan Covid-19 di Indonesia

Penyebaran virus Corona di Indonesia membawa ancaman mengerikan di masa mendatang. 

Tak tanggung-tanggung, jumlah infeksi virus coronavirus jenis baru SARS-CoV-2 itu diprediksi bisa mencapai 50 ribu positif Corona pada Mei 2020 nanti. 

Prediksi itu dipaparkan dalam sebuah artikel oleh Ketua Departemen Manajemen Rumah Sakit, Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Hasanuddin, Irwandy, yang tayang di Kompas.com berkat kerjasama dengan The Conversation Indonesia. 

Dalam artikel berjudul asli "Pertengahan Mei, Indonesia terancam krisis tempat tidur ICU, ventilator, dan APD karena kasus COVID-19 bisa melewati 50.000" itu, bahkan diprediksi situasi tersebut bisa mengancam melumpuhkan operasional fasilitas kesehatan publik, rumah sakit di Tanah Air. 

Bukannya tanpa alasan, saat ini sedikitnya ada enam provinsi yang menjadi “titik terpanas” penyebaran pandemi Covidd-19 di Indonesia. 

Rumah sakit di enak provinsi itu berpoteni kemungkinan besar akan lumpuh pada pertengahan Mei karena dibanjiri pasien yang terinfeksi coronavirus.

Kondisi yang sama seperti yang terjadi di Italia beberapa bulan lalu, jika tidak ada tindakan antisipatif yang memadai.

Berdasarkan perkembangan data hingga 13 April dan beberapa asumsi ilmiah merujuk pada data riset berbagai negara, Irwandy menghitung pada 13 Mei nanti, total kasus terkonfirmasi positif di DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Timur, Banten, Jawa Tengah, dan Sulawesi Selatan akan mencapai 54.278 kasus.

Halaman
1234
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved