Virus Corona Masuk Kalbar

UPDATE Corona Kalbar, Kasus Positif Covid-19 Bertambah Jadi 21 dan Midji Beberkan Kondisi Pasien

Sutarmidji juga merincikan dari 21 kasus positif corona tersebut. Saat ini, ada enam pasien sembuh dan tiga telah meninggal dunia.

Penulis: Syahroni | Editor: Syahroni
TRIBUN PONTIANAK/ TRIBUN PONTIANAK/ANESH VIDUKA
UPDATE Corona Kalbar, Kasus Positif Covid-19 Bertambah Jadi 21 dan Midji Beberkan Kondisi Pasien. 

Dari jumlah itu, dikurangi 17% karena sembuh (8,3 persen) dan meninggal (8,7 persen) menjadi 45.051 kasus, dengan 61% (27.481) di antaranya perlu perawatan di rumah sakit.

Persentase itu diambil dari analisis data per 26 Maret pasien dalam perawatan di RS di Jakarta.

Sekitar 32% (8.794) pasien yang dirawat di RS akan membutuhkan perawatan intensif (ICU).

Celakanya, ada kemungkinan 60% (5.171) pasien di ruang ICU tersebut akan membutuhkan ventilator.

Kedua persentase ini merujuk dari studi kasus serupa di Cina dan Inggris.

Saat ini di enam provinsi tersebut terdapat 4.414 tempat tidur ICU atau 55,3% dari total seluruh tempat tidur ICU (7.987 unit) di Indonesia.

Dari 4.414 tempat tidur ICU itu, hanya tersedia 883 unit (20%) untuk pasien Covid-19.

Sehingga tak akan dapat menampung ledakan pasien ICU yang dapat melonjak lebih dari 8.700 orang.

Adapun data ventilator di RS sampai saat ini jumlah pastinya belum tersedia untuk diakses publik.

Untuk dapat merawat pasien ICU sebanyak itu, dengan rata-rata pasien coronavirus dirawat 8 hari di ICU, diperlukan set alat perlindungan diri (APD) untuk petugas kesehatan antara 1 juta hingga 1,6 juta set APD.

Sementara, APD saat ini tidak tersedia dalam jumlah mencukupi, sehingga tidak bisa menilai apakah persediaan memadai atau tidak. 

Faktanya, sejak akhir Maret lalu tenaga medis di berbagai fasilitas perawatan pasien positif Corona telah kekurangan APD.

Situasi yang kemudian membuat organisasi dokter di Indonesia meayangkan protes keras kepada Presiden Joko Widodo.

Dalam rapat 30 Maret, presiden meminta Gugus Tugas Penanganan COVID-19 menambah 3 juta APD hingga Mei.

Namun di tengah keterbatasan bahan baku dan tingginya permintaan pasar lokal dan global, hal ini menjadi tantangan berat.

Halaman
1234
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved