human interest story

Ramadan Ini Semua Ibadah Dirumahkan, Wagub Pentingkan Manfaat dari Mudarat

H Ria Norsan mengatakan atas nama Pemprov Kalbar mengimbau masyarakat untuk mengikuti edaran Kemenag

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ ANGGITA PUTRI
Wagub Kalbar, H Ria Norsan saat ditemui di Ruang Kerjanya, Selasa (7/4/2020). 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Anggita Putri

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, TRIBUN- Ramadan dan Idul Fitri tahun ini diperkirakan akan sepi dibanding tahun lalu. Pasalnya, Kementrian Agama (Kemenag) RI, mengeluarkan edaran agar semua umat muslim beribadah di rumah masing-masing, mengantisipasi penyebaran corona virus disease 2019 (Covid-19).

Dalam surat edaran nomor 6 tahun 2020, tentang panduan ibadah Ramadhan dan Idul Fitri 1 Syawal 1441 H di tengah Pandemi Wabah Covid-19 itu, umat muslim diminta menjalankan ibadah di rumah saja.

Untuk itu, Wakil Gubernur Kalbar, H Ria Norsan mengatakakan atas nama Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalbar mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk mengikuti edaran yang telah ditetapkan oleh Kementerian Agama (Kemenag) RI.

"Kita selalu mementingkan manfaat ketimbang mudarat, jadi pemerintah provinsi tetap mementingkan jiwa masayarakat. Seandainya jika dilihat Salat Tarawih dan Salat Ied lebih banyak mudarat dari manfaatnya. Mungkin kita bisa salat di rumah masing-masing dan pemprov selalu bersamaan dengan MUI dalam hal ini," ujar Ria Norsan, Selasa (7/5/2020).

Aksi Sosial Tangani Covid 19, PW Salimah Kalbar Bantu RSUD Kota, ASN Pemprov Beli Sembako

Dinas Kesehatan Pontianak Akan Tracing Rombongan Kegiatan Keagamaan

Norsan juga menuturkan hingga saat ini aktivitas di Masjid Mujahidin masih ditiadakan. Hal tersebut dilakukan sebab penularan Covid-19 ini sangat cepat.

"Mudah - mudahan di awal Mei usaha kita menangani Covid-19 membuahkan hasil yang maksimal," pungkasnya.

Sementara itu Kepala Kantor Wilayah Kemenag Kalbar, Drs H Ridwansyah telah memberitahukan kepada Kemenag Kabupaten Kota dan rumah ibadah.

“Kita sudah sampaikan ke seluruh Kemenag Kabupaten Kota. Diharapkan Kemenag Kabupaten Kota bisa menyampaikan kepada masyarakat,” ujarnya.

Surat edaran dalam rangka menyikapi suasana kondisi saat ini dengan adanya Pandemi Covid-19 di Indonesia dengan harapan sudat edaran dari Kemenag RI bisa menjadi pedoman masyarakat untuk dapat dilaksanakan dalam melaksanakan ibadah di bulan Suci Ramdhan ditengah pandemi Covid-19.

Halaman
12
Penulis: Anggita Putri
Editor: Didit Widodo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved