Wabah Virus Corona

AS Kini Terbanyak Kasus Corona, Ternyata Pakar Telah Ingatkan 3 Tahun Lalu Soal 'Wabah Mengejutkan'

Tetapi juga akan ada wabah kejutan, tidak ada keraguan dalam pikiran siapa pun (pemerintah) akan dihadapkan dengan tantangan yang dihadapi pendahulu

Editor: Dhita Mutiasari
Timothy A Clary/AFP
ILUSTRASI APD - Pekerja menggunakan APD di pusat pengujian virus corona drive-through pertama di negara bagian New York Amerika pada 13 Maret 2020. AS Kini Terbanyak Kasus Corona, Ternyata Pakar Telah Ingatkan 3 Tahun Lalu Soal Wabah Mengejutkan 

“Jika ada yang membunuh lebih dari 10 juta orang dalam beberapa dekade mendatang, kemungkinan besar itu adalah virus yang sangat menular bukannya perang. Bukan rudal, tetapi mikroba," katanya, mengutip pelajaran dari virus Ebola 2014 Afrika Barat sebagai referensi.

Namun, parameter dan karakteristik penyakit secara spesifik tidak jelas sebelum Covid-19 muncul di Wuhan, China, pada Desember tahun lalu.

Kini, Amerika Serikat telah menjadi tertinggi di dunia dalam jumlah kasus infeksi yang dikonfirmasi mencapai 311.632 kasus dan setidaknya 8.503 orang telah meninggal.

Episentrum corona nasional seperti New York telah mengalami kekurangan pasokan medis, seperti masker dan sarung tangan, dan selang dalam pengujian COVID-19. 

Trump bahkan mengatakan hari Sabtu bahwa orang Amerika harus bersiap untuk 'banyak kematian' dalam beberapa minggu mendatang.

"Tapi akan ada kematian," katanya.

"Ini mungkin akan menjadi minggu terberat - antara minggu ini dan minggu depan," kata Trump kepada wartawan.

Artikel ini telah tayang di Intisari-Online.com dengan judul "3 Tahun Lalu, Sebelum Kasus Corona AS Jadi yang Terparah di Dunia, Seorang Dokter Telah Memperingatkan AS Akan Hadapi 'Wabah Mengejutkan'"

Sumber: Grid.ID
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved