Wabah Virus Corona
AS Kini Terbanyak Kasus Corona, Ternyata Pakar Telah Ingatkan 3 Tahun Lalu Soal 'Wabah Mengejutkan'
Tetapi juga akan ada wabah kejutan, tidak ada keraguan dalam pikiran siapa pun (pemerintah) akan dihadapkan dengan tantangan yang dihadapi pendahulu
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Penambahan kasus infeksi virus corona masih saja terjadi di sejumlah negara di dunia.
Data terbaru per Selasa (7/4/2020) menunjukkan, jumlah infeksi virus corona sebanyak 1,34 juta kasus.
Dari jumlah tersebut, 74.565 orang meninggal dunia, dan 276.515 pasien dinyatakan sembuh.
Hingga kini, jumlah kasus terbanyak tercatat di Amerika Serikat, yaitu sebanyak lebih dari 300.000 kasus, disusul Spanyol, Italia, dan Jerman.
Sementara, dari angka kematian, Italia mencatatkan jumlah terbanyak, disusul Spanyol, AS, dan Perancis.
• Strategi Jitu Korea Selatan Sukses Tangani Wabah Virus Corona, Bedanya Dengan Indonesia ?
Dr. Anthony Fauci, pakar penyakit menular di Gedung Putih, memperingatkan adanya 'wabah mengejutkan' dalam pidatonya tiga tahun sebelum menyebarnya pandemi Covid-19.
Dalam pidatonya yang berjudul 'Kesiapsiagaan Pandemi dalam Pemerintahan Selanjutnya,' di Universitas Georgetown pada Januari 2017, Dr. Fauci mengatakan bahwa administrasi kepresidenan selanjutnya akan menghadapi 'tantangan' dengan penyakit menular.
Pada saat itu, Presiden Trump telah menjabat bulan itu.
Fauci berkata: 'Jika ada satu pesan yang ingin saya sampaikan kepada Anda hari ini berdasarkan pengalaman saya ... tidak ada pertanyaan bahwa akan ada tantangan (bagi) administrasi yang akan datang di arena penyakit menular.
"Tetapi juga akan ada wabah kejutan ... tidak ada keraguan dalam pikiran siapa pun (pemerintah) akan dihadapkan dengan tantangan yang dihadapi pendahulunya."
• Daftar Presiden Menyumbangkan Gaji untuk Atasi Wabah Covid-19, Dari Donald Trump Hingga Erdogan
Melansir Daily Mail, Minggu (5/4/2020), Fauci kemudian menambahkan bahwa ia memperingatkan mantan Presiden George W. Bush untuk lebih peduli dengan potensi 'pandemi influenza' daripada bioterorisme.
“Saya lebih khawatir tentang kejadian alami pandemi influenza dan wabah HIV yang sedang berlangsung daripada tentang serangan bioterorisme,” katanya, menambahkan bahwa orang harus memperhatikan penyebab alami.
Mengenai administrasi Trump, Fauci menyebutkan kemungkinan tantangan yang meliputi kebangkitan virus Zika atau pandemi flu baru.
Dia berkata: "Apa yang pasti ... sejarah telah memberi tahu kita secara pasti bahwa itu akan terjadi karena penyakit menular (adalah) tantangan abadi."
Seperti Dr. Fauci, beberapa tokoh seperti telah memperingatkan masyarakat bahwa akan ada penyakit yang belum pernah terjadi sebelumnya yang menyebar ke seluruh dunia.