Virus Corona Masuk Kalbar
Wakil Ketua DPRD Pontianak Minta Pemkot Evaluasi Pembatasan Jalan Gajah Mada, Ini Sarannya
Ia mengatakan bahwa jalan tersebut lebih ramai pada malam hari dibanding siang hari.
Penulis: Ferryanto | Editor: Zulkifli
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Wakil ketua DPRD Kota Pontianak Firdaus Zar’In menilai pemerintah Kota Pontianak harus melakukan evaluasi serta mencari solusi alternatif terhadap pembatasan aktivitas atau penutupan Jalan gajah mada yang sudah dilakukan sejak Selasa (2/4/2020).
Ia mengatakan bahwa jalan tersebut lebih ramai pada malam hari dibanding siang hari.
“Jadi memang ini juga patut di kaji, karena selain menjadi pusat usaha, disitu juga ada pemukiman, artinya kalau ditutup, maka pengaturan warga yang ada disitu juga harus jelas.
Memang tujuan penutupan ini kan buat mengurai keramaian, tapi sebenarnya kan Gajah Mada itu ramainya pada malam hari, tetapi malam hari kan warung kopi malah tutup, jadi menurut saya ini perlu di carikan solusi alternatif,’’ujarnya saat di konfirmasi Tribun. Sabtu (4/4/2020).
• Patroli Pencegahan Covid-19, Tim Gabungan Dapati Warga dan Warkop di Pontianak yang Masih Membandel
Kemudian, Firdaus juga mengingatkan bahwa Presiden Joko Widodo juga mengeluarkan pernyataan agar tidak ada kepala daerah yang melakukan penutupan jalan.
“Presiden pun kan sudah mewarning agar tidak melakukan penutupan jalan memblokir jalan.
Dan disitukan juga ada supermarket, baik yang besar maupun kecil, dan mungkin orang – orang ini pada malam hari jarang berbelanja dan belanja nya pagi, siang, sore. saya pikir juga cobalah ini dikaji lebih oleh walikota,’’jelasnya.
Dibanding melakukan penutupan di jalan Gajah Mada, ia menilai lebih penting dilakukan pengawasan yang lebih baik di banding penutupan. (*)
Update Informasi Kamu Via Launcher Tribun Pontianak Berikut:
https://play.google.com/store/apps/details?id=com.wTribunPontianak_10091838
Update berita pilihan
tribunpontianak.co.id di WhatsApp
Klik > http://bit.ly/whatsapptribunpontianak