H Sulaiman Dikabarkan Meninggal Dunia, Putra Ketua Majelis Kehormatan IKBM Kalbar Langsung Bantah

Ketua Majelis Kehormatan Ikatan Keluarga Besar Madura (IKBM) Kalimantan Barat tersebut ternyata masih hidup, hanya saja kondisi kesehatannya menurun.

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/MUHAMMAD ROKIB
H Dedi, memberi keterangan tentang beredarnya informasi ayahnya H Sulaiman meninggal dunia, Rabu (1/4/2020) siang WIB, di Siantan, Kota Pontianak, Kalimantan Barat ( Kalbar ). 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Beredar informasi di media sosial (Medsos) tokoh masyarakat Kalimantan Barat ( Kalbar ), H Sulaiman meninggal dunia.

Tribunpontianak.co.id pun langsung mencari kebenaran tentang informasi yang beredar via grup-grup Whats App (WA).

Ketua Majelis Kehormatan Ikatan Keluarga Besar Madura ( IKBM ) Kalimantan Barat tersebut ternyata masih hidup, hanya saja kondisi kesehatannya menurun.

Hal itu disampaikan langsung, H Dedi putra kelima H Sulaiman, mengatakan bahwa kondisi ayahnya memang sempat mengkhawatirkan, namun saat ini beliau masih hidup.

"Abah sempat kritis dan tidak bisa bergerak karena tidak bisa makan. Tapi abah saat ini masih hidup dan semoga diberi umur panjang," kata Dedi, ditemui di rumah H Sulaiman, Siantan, Kota Pontianak, Rabu (1/4/2020) siang WIB.

"Kita masih melakukan upaya-upaya sebanarnya abah ini sakitnya tidak terlalu berat. Tapi karena beliau tidak bisa makan jadi asupan nutrisi melemah. Kadang hilang ingatan kadang juga datang," kata Dedi.

UPDATE Kasus Corona 1 April: Sembuh 103 Orang, Pasien Covid-19 Bertambah 22, Total 1.677 Orang

Screenshot pesan yang beredar via grup WhatsApp.

Screenshot pesan yang menyebut H Sulaiman meninggal dunia beredar via grup WhatsApp. (Screenshot WhatsApp)

Dedi pun memastikan kondisi sang ayah kian membaik.

"Alhamdulillah ada respon. Kita masih berembuk rencana mau dibawa ke UGD. Keluarga berterima kasih, maksud keluarga dan kerabat di luar itu baik. Tapi karena terlalu cepat jadi kami mengertilah," kata Dedi.

Dedi mengungkapkan H Sulaiman memang sudah menderita sakit cukup lama.

"Sudah setahun lebih sakit, awalnya diabetes. Pernah dua kali serangan jantung. Mungkin karena faktor usianya sudah 79 tahun. Apa yang diviralkan di luar itu tidak benar," kata Dedi.

Ia pun beharap agar kondisi kesehatan abahnya terus membaik.

"Kami berharap yang terbaik dan positif. Semoga abah masih diberikan kesehatan dan umur yang panjang serta khusnul khotimah," harap Dedi. (*)

H Sulaiman saat menyambut kedatangan Karolin di kediamannya, Siantan, Senin (18/6/2018)
H Sulaiman saat menyambut kedatangan Karolin di kediamannya, Siantan, Senin (18/6/2018) (ISTIMEWA)
Penulis: Muhammad Rokib
Editor: Marlen Sitinjak
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved