Corona Masuk Indonesia

WHO Ungkap Alasan Social Distancing Jadi Physical Distancing untuk Menghadapi Virus Corona Covid-19

Sejumlah cara dalam upaya menekan penyebaran virus pun terus digalakkan, termasuk menerapkan jarak tertentu saat bertemu dengan orang lain.

Shutterstock
WHO Ungkap Alasan Social Distancing Jadi Physical Distancing untuk Menghadapi Virus Corona Covid-19 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Wabah virus corona SARS-CoV-2 masih belum berakhir.

Bahkan, jumlah kasus positif terpapar virus yang bermula menyebar di Wuhan, China ini terus bertambah setiap harinya.

Lebih dari 190 negara melaporkan penemuan kasus penyakit Covid-19, di mana virus yang menyerang pernapasan ini telah menewaskan ribuan orang di berbagai belahan dunia.

Sejumlah cara dalam upaya menekan penyebaran virus pun terus digalakkan, termasuk menerapkan jarak tertentu saat bertemu dengan orang lain.

Bisakah Virus Corona Menyebar Melalui Udara? WHO Beri Penjelasan

Update Corona Hari Ini - Daftar 10 Negara Kasus Virus Covid-19 Terbanyak di Dunia, China & AS Masuk

JANGAN ABAIKAN ! 5 Gejala Virus Corona Covid-19, Mulai dari Demam, Batuk, Sakit Kepala & Flu

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) sebelumnya menyebut pemberian jarak ini sebagai social distancing.

Namun, sejak Jumat (20/3/2020) lalu, WHO mengganti frasa social distancing menjadi physical distancing.

Alasannya, penggantian frasa ini untuk mengklarifikasi bahwa terdapat perintah tetap tinggal di rumah guna mencegah penyebaran corona virus.

Kendati begitu, hal ini tidak berarti bahwa seseorang memutus kontak dengan orang lain secara sosial.

Penggunaan frasa physical distancing diharapkan dapat memperjelas imbauan WHO, yaitu menjaga jarak fisik untuk memastikan penyakit tidak menyebar.

Informasi WHO

Halaman
12
Editor: Rizky Prabowo Rahino
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved