Virus Corona Masuk Kalbar

Oi Kalbar Bentuk Tim Relawan "Lebah Hitam" Bantu Lawan Penyebaran Covid - 19

priyadi Riyanto ketua BPW Ormas Oi kalbar menerangkan saat ini tim relawan covid-19 yang sudah terbentuk bernama 'Lebah Hitam

Penulis: Rizki Kurnia | Editor: Zulkifli
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/Rizki Kurnia
Ormas Oi Kalbar bentuk tim relawan covid-19 bernama 'Lebah Hitam', guna membantu pemerintah dalam mencegah penyebaran virus Corona di masyarakat. Kegiatan. Kegiatan ini dilakukan di berberapa rumah ibadah seperti Masjid dan Gereja, pesantren serta pasar-pasar yang ada di Pontianak dan Kubu Raya, Kalimantan Barat (Kalbar). Rabu (25/03/2020). 

PONTIANAK - Upaya pencegahan virus Corona di Pontianak semangkin gencar dilakukan.

Upaya tersebut di lakukan oleh instansi pemerintahakan, termasuk juga lembaga masyarakat.

Organisasi Masyarakat (Ormas) Oi Kalbar membuat tim relawan untuk mencegah COVID-19 sebagai  tindak lanjut dari imbauan Wali Kota Pontianak mengenai percepatan penanganan Covid-19 terkait langkah-langkah cepat, tepat, fokus, terpadu dan sinergis antar organisasi perangkat daerah, lembaga, TNI/Polri, Lembaga Swadaya Masyarakat dan organisasi masyarakat mengingat telah ditetapkannya status KLB untuk Kalimantan Barat dan Kota Pontianak. 

BPW Ormas Oi Kalbar sigap mengambil langkah dengan mengajak anggota di tiap tingkatan baik kabupaten dan kota untuk membuat tim relawan guna membantu mencegah dan mengendalikan penyebaran Covid-19. 

Bupati Ingatkan Kembali Masyarakat Tak Sebarkan Informasi Hoax Terkait Virus Corona

Apriyadi Riyanto ketua BPW ormas Oi kalbar menerangkan saat ini tim relawan covid-19 yang sudah terbentuk bernama 'Lebah Hitam'. 

"Untuk saat Tim relawan covid-19 yang terbentuk di Kota Pontianak di beri nama 'Lebah Hitam' dengan koordinator lapangan saudara Ahmad Syaini.

Tim ini bergerak melakukan penyemprotan disenfektan di beberapa lokasi publik, tempat ibadah, perkantoran dan kawasan pemukiman. Sampai saat ini tim lebah hitam sudah melakukan penyemprotan di 12 tempat ibadah, 4 kantor pemerintahan maupun swasta, 3 gedung pendidikan, 1 asrama dan 2 area pemukiman," ujar Apriyadi kepada wartawan Tribun, Rabu (26/03/2020).

Ia menerangkan kegiatan tersebut merupakan rasa kepedulian dari Ormas Oi Kalbar terhadap masyarakat yang saat ini sedang resah mengenai wabah Corona.

"Gerakan ini adalah gerakan kerelawanan, gerakan sosial atas dasar keterpanggilan atau kepedulian,  dikota Pontianak sendiri juga banyak relawan-relawan dari berbagai unsur yang melakukan gerakkan yang serupa sehingga diharapkan tim untuk selalu bersinergi untuk melakukan hal-hal terbaik guna memaksimalkan upaya pencegahan dan pengendalian COVID-19 di Pontianak pada khususnya dan kalimantan Barat pada umumnya," ungkapnya.

Hal senada juga di sampai oleh koordinator tim Ahmad Syaini. Rasa kepedulian dan kecemasan atas wabah virus Corona lah yang membuat tim relawan Lebah Hitam bergerak membantu masyarakat.

 "Kami bergerak atas dasar kepedulian dan kecemasan atas situasi saat ini," ungkap Ahmad

"Mengedepankan rasa kekeluargaan tidak ada unsur paksaan diantara anggota tim. 

semuanya murni karena rasa terpanggil untuk bersama-sama mencegah.

Sehingga kami membebaskan anggota tim untuk menyesuaikan waktunya jika sempat dan longgar waktunya silahkan untuk bergabung penyemprotan sesuai jadwal yang sudah di schedulekan tapi jika waktunya terbentur jadwal kerja atau keperluan yang lainnya kami juga memakluminya," lanjutnya.

Berdasarkan informasi yang Tribun terima, Tim Lebah Hitam yang turun kelapangan berjumlah 12 orang dengan alat semprot sebanyak 5 unit. Tim akan menyesuaikan kebutuhan dilapangan, Selain itu tim Lebah Hitam juga akan melakukan gerakan lain seperti membagikan masker kain,  bagi vitamin C untuk masyarakat atau membantu membuat tempat cuci tangan dilokasi-lokasi publik yang belum menyediakan tempat cuci tangan dan lainnya apabila di perlukan.

Halaman
12
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved