Virus Corona Masuk Kalbar

110 Orang Warga Sekadau Dalam Status Pemantauan, Kadiskes Ingatkan Masyarakat Untuk Tidak Panik

Dari hasil pemantauan kita 110 orang dalam status pemantauan, mereka ini orang-orang yang pulang dari daerah terjangkit

SEKADAU- Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan PP dan KB Kabupaten Sekadau, Henry Alpius memastikan adanya 110 orang masyarakat Kabupaten Sekadau yang dalam status pemantauan terkait virus Corona, Senin (16/3/2020)

"Dari hasil pemantauan kita 110 orang dalam status pemantauan, mereka ini orang-orang yang pulang dari daerah terjangkit. Sampai hari ini belum ada yang masuk dalam pengawasan," ujar Henry Alpius.

110 ini ada yang memang merupakan TKA, warga yang selesai menjalani ibadah Umroh, selesai liburan, dan yang selesai mengikuti berbagai kegiatan seperti tablig Akbar, termasuk ASN yang melaksanakan tugas luar terutama ke daerah-daerah yang sudah KLB.

Henry menegaskan untuk di Kabupaten Sekadau tidak ada warga yang positif virus Corona. Hal itu untuk menyikapi pemberitaan miring di masyarakat.

China Sembuhkan 100 Pasien Virus Corona dengan Obat Herbal, Tanaman Ini Tumbuh Subur di Indonesia

"Di Sekadau belum ada yang positif virus Corona, jadi baru dalam status pemantauan. Karena mereka pulang dari daerah terjangkit dan mereka semua ini sehat. Kita harapkan untuk istirahat di rumah saja. Itu kesadaran masing-masing," tegas Henry Alpius.

Untuk ke 110 orang yang berstatus pemantauan itu, Hendry menyebut saat ini terus dipantau oleh tim kesehatan wilayah Puskesmas dan di monitor oleh Dinas Kesehatan.

Sementara untuk keberadaan rumah sakit umum Sekadau. Saat ini hanya berfungsi sebagai rumah sakit transit bagi pasien yang menunjukkan gejala seperti virus Corona

"RSUD Sekadau adalah RS transit apabila dicurigai, atau ada indikasi dalam kasus pemantauan itu. RS kita tida bisa menentukan positif atau negatif. Karena rumah sakit rujukan kita adalah RSUD Ade Mohammad Djoen Sintang," tambah Henry Alpius.

Henry Alpius menambahkan saat ini pihaknya tidak bekerja sendiri, tetapi juga dibantu oleh pihak lintas sektoral dan lembaga lainnya dalam menangkap berbagai informasi di masyarakat terkait Virus Corona.

Rupinus Sebut Eksistensi Perkumpulan Masyarakat Merupakan Modal Sosial Dalam Membangun Sekadau

"Kita ingin masyarakat percaya kepada pemerintah. Pemerintah daerah hadir melindungi masyarakat dalam mencegah penyebaran virus Corona. Jadi waspada boleh, panik jangan," tutup Henry Alpius.

Halaman
123
Penulis: Marpina Sindika Wulandari
Editor: Jamadin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved